Jembatan Runtuh, Warga Dusun Buana dan Desa Suwidak Banjarnegara Terisolir

Jembatan penghubung dua desa di Banjarnegara yang runtuh.

GLOBALINDO.CO, BANJARNEGARA – Warga Dusun Buana dan Desa Suwidak di Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah terisolir akibat runtuhnya jembatan penghubung antar desa. Jembatan ini runtuh setelah tergerus aliran Sungai Bodas.

Kepala Dusun Buana, Bera (46) mengungkapkan, runtuhnya jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 2,8 meter ini terjadi pada Selasa (17/10/2017) sekira pukul 00.30 WIB.

Jembatan tersebut merupakan akses warga satu-satunya menuju desa atau dusun lainnya. Akibat runtuhnya jembatan tersebut warga yang bekerja di luar dan anak sekolah menjadi terhambat.

(Baca Juga: Jalur Penghubung Lampung-Bengkulu Runtuh, Kementerian PUPR Bangun Jembatan Darurat)

“Di Dusun Buana ada 60 KK dan ada sekitar 350 jiwa,” katanya.

Sebelum runtuh, jembatan itu diguyur hujan deras sejak Senin (16/10/2017).

“Derasnya aliran sungai kemudian menggerus pondasi jembatan,” katanya.

Kondisi jembatan putus total dan tidak bisa lagi dilalui kendaraan. Warga bisa melintas dengan cara menyeberangi sungai saat air Sungai Bodas surut.

“Tapi kalau hujan, airnya tambah deras jadi harus hati-hati,” kata Bera.

Ia berharap jembatan tersebut segera diperbaiki sehingga warga Dusun Buana bisa beraktivitas seperti biasa.

“Sebagian anak sekolah hari ini terpaksa tidak berangkat sebagian lagi tetap berangkat tapi harus menyeberangi sungai,” terangnya.(dtc/ziz)