Jokowi-PM Singapura Resmikan Park By The Bay, Warga Kendal Dihantam Banjir

banjir-di-kecamatan-ketapang-kendalGLOBALINDO. CO, KENDAL – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Perdana Menteri (PM) Republik Singapura, Lee Hsien Loong melakukan sejumlah kegiatan seperti pertemuan bilateral serta penandatanganan nota kesepahaman hasil kerja sama Indonesia dan Singapura di Kendal, Provinsi Jawa Tengah, Senin (14/11/2016).

Usai jamuan makan siang bersama, Jokowi dan PM Singapura beserta rombongan juga diagendakan melakukan peresmian pembukaan Kawasan Industri Kendal, Park By The Bay, yang berada di Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah.

Di kawasan ini, Presiden dan Lee Hsien Loong diagendakan melakukan peninjauan sebelum kembali ke Semarang.

Turut menyertai Presiden Ibu Negara antara lain, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Di sisi lain, hujan yang turun semalaman membuat puluhan rumah warga di lima kelurahan di Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal terendam banjir. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter. Lima kelurahan itu adalah kelurahan Patukangan, Ngilir, Kebundalem, Sijeruk, dan Pegulon.

Air juga menggenangi jalan masuk dan keluar perkantoran Pemerintahan Kabupaten Kendal.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal Sigit Sulistyo menyebutkan, banjir tersebut karena Kali Kendal yang tidak muat menampung air hujan. Selain itu, terdapat selokan pembuangan air di kampung–kampung yang mampat.

“Banjir juga dikarenakan kiriman dari atas. Sebab daerah atas, seperti Boja, Limbangan, dan Singorojo, hujan deras. Meskipun di jalan masuk Pemkab Kendal terganggu air sekitar 30 cm, namun aktivitas pegawai masih seperti biasa dan tidak masalah,“ katanya.

Menurut Sigit, beberapa pekan lalu sebenarnya Kali Kendal sudah dikeruk lumpurnya. Beberapa titik yang dulu tanggulnya jebol karena tidak kuat menahan arus sungai, juga sudah diperbaiki.

Sementara itu, salah satu warga Kebondalem Kendal, Sugiri, mengaku hujan yang turun sebenarnya tidak begitu lama. Tetapi, air tetap naik di jalan dan masuk ke rumah – rumah.

“Masuknya sejak dini hari tadi,” katanya.

Sugiri menambahkan, dirinya mendapat informasi dari saudara kalau sudah dua hari ini, daerah atas hujan terus. Sehingga membuat Kali Kendal meluap.(kcm/ziz)