Jokowi-Rini Jual 600 Perusahaan Milik BUMN

oleh
Presiden Jokowi bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dalam sebuah kesempatan.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri BUMN, Rini Soemarno menjual 600 perusahaan milik BUMN. Penjualan 600 perusahaan di bawah BUMN itu diungkapkan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Rosan Roeslani.

“Presiden mengatakan, jual yang tidak berhubungan lagi dengan inti bisnis induknya, sehingga target anak-cucu BUMN dari 800 (perusahaan) menjadi 200,” beber Rosan di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, tadi malam.

Presiden Jokowi didampingi sembilan menteri di bidang ekonomi telah menerima jajaran pengurus Kadin di Meja Oval Istana Merdeka. Pertemuan yang disebut Rosan blakblakan itu berlangsung hingga 3 jam 30 menit. Menteri BUMN, Rini Soemarno yang turut hadir dalam pertemuan itu menyatakan kesanggupannya.

(Baca Juga: Wow, Presiden Perintahkan 800 BUMN Dijual)

Rosan mengungkapkan, Rini telah memetakan BUMN mana saja yang memiliki bidang bisnis tidak sama dengan perusahaan induknya. Dengan demikian, dalam waktu dekat keinginan Presiden akan diwujudkan.

“Ibu Rini sudah mengamini (program Presiden) itu. Pemotongan 600 perusahaan ini akan diselesaikan karena sudah dipelajari. Ini akan menjadi restrukturisasi BUMN besar-besaran,” kata Rosan.

Ratusan perusahaan di bawah BUMN itu akan dijual atau dimerger kepada swasta. Rosan yakin pengusaha nasional mampu membelinya.

“Dilepasnya juga bukan dilepas rugi, tapi lepas untung dan proses ini juga secara transparan kepada pengusaha nasional. Pertanyaannya apakah pengusaha nasional sanggup? Saya sampaikan, kami sanggup. Karena perusahaan itu adalah perusahaan yang sudah jadi,” ujar Rosan.

Dengan demikian, Rosan yakin sinergi antara BUMN dan pihak swasta ke depan akan semakin baik. Pembangunan infrastruktur pun akan semakin terakselerasi.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *