Kader PSI Penyebar Meme Novanto Sakit Ditangkap

Ini salah satu meme Ketua DPR Setya Novanto saat masih dirawat di rumah sakit yang kini diproses hukum.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menangkap, Dyann Kemala Arrizzqi (29), tersangka penyebar meme (gambar editan) Setya Novanto saat dirawat di rumah sakit. Tersangka ternyata kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Dyann ditangkap di rumah kontrakannya yang beralamat di Duta Garden Blok F8 No. 1, Benda, Tangerang. Dia ditangkap sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa (31/10). Dari operasi penangkapan itu, polisi menyita tiga barang bukti, antara lain 1 tablet Samsung berwarna hitam abu-abu, 1 sim card Simpati, dan satu memori card kapasitas 32GB.

“Ya betul, dan sudah jadi tersangka,” tutur Kepala Sub Direktorat II Pidana Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri, Kombes Asep Safrudin di kantor Asep di kantor Direktorat II Pidana Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (1/11).

Dyann diduga menyebarkan meme tersebut di media sosial instagram melalui status di akunnya bernama Dazzlingdyan pada 7 Oktober lalu. Ia menyebarkan meme yang diunggah pertama kali oleh akun instagram lain.

Penyebaran meme itu kemudian dilaporkan Setya Novanto melalui pengacaranya, Fredrich Yunadi, ke Bareskrim Polri. Laporan itu diterima kepolisian pada 10 Oktober lalu dengan nomor LP/1032/X/2017/BARESKRIM. Frederich menyebutkan ada 60 gambar meme yang diserahkannya kepada polisi untuk dijadikan barang bukti.

Berdasarkan keterangan Dyann, Asep mengatakan, bahwa motif kader PSI menyebarkan meme tersebut karena iseng belaka. Meski begitu, Asep mengatakan pihaknya bakal terus mendalami motif sebenarnya.

“Yang jelas, di sini kami dari jajaran Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri serius terhadap kasus fitnah seperti ini,” ucap Asep.

Asep mengaku tidak tahu Dyann adalah anggota salah satu partai politik. Terlebih, Dyann juga mengaku melakukan tindakan tersebut atas nama dirinya sendiri, bukan atas nama institusi.

Dyann dikenakan Pasal 27 ayat (3), Undang-Undang Nomor 19 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain itu, Dyan juga dikenakan Pasal 310 dan Pasal 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Kebetulan ancaman hukumannya di bawah lima tahun, tentunya kita tidak akan lakukan penahanan dan sedang dilakukan pemeriksaan di sini,” kata Asep.

Sekjen PSI, Raja Juli Antoni membenarkan Dyann Kemala Arrizqi adalah kader partainya yang diringkus polisi. Meski begitu, Antoni mengaku belum mengetahui pasti apa motif Dyann menyebarkan meme tersebut.

“Iya di database kami Dyann adalah anggota PSI di Tangerang,” kata Antoni saat melalui pesan singkat, Rabu (1/11). (cni/nad)