Kalahkan Fiorentina, Juventus Kunci Scudetto

oleh
Para pemain Juventus berpesta sesaat setelah mengalahkan Fiorentina.

GLOBALINDO.CO, TURIN – Juventus kembali mengukuhkan dominasinya di Liga Italia. I Bianconeri sukses mengunci gelar juara Serie A 2018/19 setelah mengalahkan Fiorentina dengan skor tipis 2-1.

Tiga poin itu sangat krusial bagi Juventus, mereka sukses menjadi juara dengan lima pertandingan sisa karena sudah tidak lagi terkejar pesaing terdekatnya Napoli.

Menjamu Fiorentina di Allianz Stadium, Sabtu (20/4/2019) Juve sempat tertinggal gol cepat Nikola Milenkovic pada menit keenam. Namun, tuan rumah berhasil membalikkan keadaan lewat gol Alex Sandro dan bunuh diri bek lawan German Pezzella.

Juventus memasuki pertandingan ini dengan aroma juara yang sudah di ambang pintu. Si Nyonya Tua cukup mengamankan satu poin untuk memastikan Scudetto musim ini.

Pertandingan dimulai dengan kacau oleh Juventus. Meski menyerang sejak awal, Juve tampaknya kembali lengah bertahan. Celah ini ternyata berhasil dimanfaatkan Fiorentina dengan baik.

Laga baru berjalan 6 menit, Juve sudah kebobolan terlebih dahulu. Federico Chiesa berlari di sisi kanan lini serang Fiorentina dan melepaskan umpan silang rendah ke muka gawang Wojciech Szczesny.

Szczesny berhasil menepis bola, tetapi bola muntah ke kotak penalti yang dimanfaatkan Nikola Milenkovic dengan sempurna ke gawang kosong. Gol! Juve 0-1 Fiorentina. Kejutan di awal babak pertama.

Begitu kebobolan, Juve meningkatkan intensitas serangan mereka. Di menit ke-15, skuat Juve sempat meminta hadiah penalti ketika pergerakan Cristiano Ronaldo dihalangi Ceccherini, tetapi wasit mengabaikannya.

Fiorentina bukannya tanpa perlawanan, mereka justru lebih berbahaya. Giovanni Simeone merupakan salah satu pemain terbaik sejauh ini. Dia menyulitkan Juve di menit ke-20 dan sukses mencetak gol di menit ke-26, sayangnya wasit menganulir gol tersebut lantaran offside.

Fiorentina bisa saja mengakhiri pertandingan di babak pertama. Mereka melancarkan serangan bali melalui Mirallas yang kemudian mengalirkan umpan pada Chiesa. Tembakan Chiesa apik, sayangnya masih kurang beruntung dan membentur tiang gawang.

Terus berjuang, Juve akhirnya sukses menyamakan kedudukan. Pjanic mendapatkan bola muntah dari tendangan sudut dan melepaskan umpan silang lagi ke kotak penalti. Alex Sandro tidak menyia-nyiakan umpan tersebut dan mencetak gol sundulan yang impresif.

Skor imbang tidak membuat Fiorentina menyerah. Pasukan Montella bisa saja mencetak gol di ujung babak pertama, tetapi lagi-lagi tiang gawang jadi penghalang.

Memasuki babak kedua, Juve meningkatkan intensitas serangan mereka. Pjanic terus membangun serangan dengan intensitas tinggi yang membuat Fiorentina kian tertekan.

Tak butuh waktu lama, Juve berbalik unggul. Pezzella membuat gol bunuh diri karena salah mengantisipasi umpan silang Ronaldo. Pezzella yang bermaksud membuang bola, tetapi dia malah mencetak gol bunuh diri.

Meski Juve unggul, permainan tetap berjalan seimbang. Juve tampak kesulitan menemukan gol ketiga yang seharusnya bisa menuntaskan pertandingan lebih cepat. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Hasil ini membuat Juventus mengoleksi 87 angka. Perolehan poin mereka sudah tidak mungkin dikejar tim peringkat kedua Napoli yang baru mengumpulkan 67 poin. (bol/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.