Kanit Ranmor Satreskrim Polresta Bandar Lampung Ditangkap-tangan Terima Suap

oleh

polresta-bandar-lampungGLOBALINDO.CO, LAMPUNG – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus melakukan aksi bersih-bersih di internalnya. Hal ini terkait dengan gerakan pemberantasan Pungli yang digeber Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama Presiden Jokowi.

Kali ini, Kepala Unit (Kanit) V Kendaraan Bermotor (Ranmor) Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Ipda AR terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Lampung. Ipda AR diduga menerima uang dari pihak berperkara.

“Ada satu OTT oleh Propam Polda Lampung. Penangkapan dilakukan hari Sabtu (15/10),” kata Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistiyaningsih, Senin (17/10/2016).

Propam Polda Lampung masih memeriksa Ipda AR yang ditangkap. Propam saat melakukan penangkapan juga menyita uang sebagai barang bukti.

“Diduga yang bersangkutan menerima duit dari pihak berperkara. Barang bukti uang sekitar Rp 20 juta,” sambung Sulistiyaningsih.

Dia memastikan, bila terbukti melakukan pungli, maka Ipda AR dikenakan sanksi dan diproses hukum.

“Apabila ada anggota tertangkap tangan oleh Propam Polda Lampung pasti ditindak oleh Kabid Propam sesuai kode etik yang berlaku,” tegasnya.

Operasi pemberantasan pungli termasuk yang dilakukan oknum polisi menurut Sulistiyaningsih akan gencar dilakukan. Hal ini sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo mengenai pemberantasan pungli yang ditindaklanjuti dengan membentuk tim sapu bersih pungli (Saber Pungli).

“Penangkapan ini menjadi peringatan bagi anggota lain agar tidak melakukan penyimpangan. Propam akan menindak sesuai aturan yang berlaku. Karena itu bagi anggota lain diingatkan tidak melakukan penyimpangan termasuk melakukan pungli,” tutur Sulis.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar sebelumnya mengatakan sudah ada 78 personel kepolisian ditangkap atas dugaan pungli selama sepekan. Mereka terlibat dalam 69 kasus berbeda.

“Kalau minggu ini petugas Polri yang ditindak oleh atasan karena sudah ada perintah dari Kapolri untuk membentuk satgas itu ada sejumlah petugas yaitu 78 personel, dengan 69 kasus pungli,” kata Boy Rafli.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.