Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Diperiksa Div Propam Polri

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Takdir Mattanete diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri. Pemeriksaan dilakukan terkait gugatan praperadilan yang dimenangkan oleh tersangka dalam kasus yang ditangani Takdir Mattanete saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya.

“Dikaitkan dengan munculnya upaya praperadilan yang kemudian kalah, di mana saat itu yang bersangkutan merupakan Kepala Satuan Serse Polrestabes Surabaya,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Martinus Sitompul di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/11/2016).

Kepolisian digugat oleh tersangka kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan latihan sepeda motor otomatis oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Surabaya pada 2015.

Saat itu, Takdir masih menjabat sebagai Kepala Satuan Serse Polrestabes Surabaya.

Hakim praperadilan kemudian memutuskan mengabulkan gugatan itu dan menyatakan bahwa kepolisian tidak berwenang melakukan penyidikan.

Martinus menegaskan pemeriksaan Takdir tidak terkait dengan pungutan liar. Namun, sudah menjadi standar operasi jika kepolisian kalah menghadapi praperadilan, maka penyidiknya dimintai keterangannya oleh Divisi Propam.

“Apabila kalah praperadilan harus diklarifikasi. Tidak ada masalah saat ini,” kata Martinus.

Divisi Propam mengklarifikasi soal upaya hukum yang dilakukan Takdir selama menyidik kasus tersebut.

Takdir dikonfirmasi dari sisi administrasi dan langkah yang dilakukan selama penyidikan.

“Hal seperti ini menjadi catatan Polri dan menjadi risiko serta tanggungjawab pimpinan Reskrim untuk dapatkan pengaduan (praperadilan),” kata Martinus.(kcm/ziz)