Kapolri Disebut Tersangkut Korupsi Impor Daging, Bukti Dirusak Penyidik KPK

oleh
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan dua petinggi Polri.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan dua petinggi Polri.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Nama sejumlah petinggi Polri disebut-sebut tersangkut dalam skandal korupsi impor daging yang kini tengah disidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Bukti terkait kasus inilah yang diduga kuat telah dirusak dan dihilangkan penyidik KPK dari Polri beberapa waktu lalu.

Spekulasi pun beredar bahwa barang bukti itu segaja dirusak untuk menutupi keterlibatan petinggi Polri. Bahkan nama Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian disebut terlibat.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Azhar Simanjuntak mendesak KPK untuk mengusut dugaan perusakan barang bukti ini secara hukum.

“Menghilangkan barang bukti kan sudah jelas tindak pidana ya, jadi harus diusut secara pidana,” ungkap Dahnil saat dihubungi wartawan, Senin (6/11). Beberapa hari sebelum kasus ini mencuat, Kapolri Jendral Tito Karnavian menerima gelar profesor dan guru besar dari Perguruan Tinggi Ilmu Keposian (PTIK).

Meski demikian, Dahnil mengaku tidak tahu menahu mengenai keterlibatan Tito dalam dugaan aliran dana suap impor sapi tersebut. Pun begitu, Dahnil tetap meminta dugaan tersebut tetap diusut

“Harus (panggil Kapolri). Kalau ada tindak pidana, siapapun yang terlibat harus dipanggil. Saya tidak tahu (keterlibatan Kapolri), tapi memang harus diusut,” sambung Dahnil.

KPK telah mengembalikan dua penyidik kepada kepolisian, yaitu AKBP Roland Rinaldy dan Kompol Harun kepada Polri lantaran keduanya diduga menghapus nama petinggi kepolisian yang menerima aliran suap kasus impor daging sapi, dalam dokumen yang diperoleh KPK.

Adapun dalam kasus ini, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar dan Dirut PT Impexindo, Basuki Hariman telah divonis bersalah oleh pengadilan. (rol/nad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *