Karaoke dan Pesta Miras Berujung Maut

No comment 15 views

GLOBALINDO.CO, MALANG – Berawal dari pesta minuman keras di basement Universitas Brawijaya (UB) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), dan berlanjut ke sebuah studio karaoke di kawasan Soekarno-Hatta, Malang, Aditia Wahyu (25), satpam UB, warga Desa Martapuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, tewas di tangan rekannya. Iwan A (38), PNS UB diduga memukul korban hingga meninggal dunia.

“Meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Setelah pesta miras mereka dapat undangan karaoke. Terjadilah keributan. Iwan berupaya menenangkan tapi malah digigit hingga terjadi aksi pemukulan,” tutur Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, Rabu, (6/12/2017).

Iwan memukul Aditia sebanyak lima kali. Pemukulan dilakukan diruang berbeda. Saat diajak keluar ke ruangan yang lain, korban melawan dengan menggigit Iwan. Tersulut emosi Iwan menghajar korban.

“Terpengaruh alkohol dari minuman keras yang dikonsumsi. Teman korban yang melihat Aditia tidak berdaya membawa ke Rumah Sakit Syaiful Anwar. Tapi nyawa korban tak dapat diselamatkan,” ucap Asfuri.

Dari hasil autopsi korban meninggal dunia karena kehabisan nafas. Medis menemukan ada bekas lebam di kepala bagian belakang. “Pelaku dijerat pasal 351 KUHP dengan hukuman tujuh tahun penjara,” tandasnya. (nh/kun)