Kasubbid SDA Balitbang Pemkot Surabaya Bikin LPJ Fiktif untuk La Nyalla

Ketua Kadin Jatim yang menjadi terdakwa kasus korupsi dana hibah Pemporv Jatim, Rp 1,3 miliar, La Nyalla Machmud Matalitti.

Ketua Kadin Jatim yang didakwa menyelewengkan dana hibah Pemprov Jatim, Rp 1,3 miliar, La Nyalla Machmud Matalitti.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Seorang pejabat Pemerintah Kota Surabaya ternyata ikut membantu Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Matalitti memuluskan penyelewengan dana hibah Rp 1,3 miliar. Adalah Kepala Sub Bidang Sumber Daya Alam dan Teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan Pemkor Surabaya, Heru Susanto yang mengaku pernah membuat laporan pertanggungjawaban fiktif La Nyalla sebagai Ketua Kadin.

Heru mengaku LPJ fiktif itu dia bikin atas perintah dari Wakil Ketua Kadin Jatim, Nelson Sembiring. Nelson merupakan atasan Heru di Balitbang Pemkot Surabaya.

“Pak Nelson berkali-kali meminta bantuan, akhirnya saya bantu membuat laporan,” ujar Heru saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (5/10).

Menurut Heru, laporan pertanggungjawaban keuangan yang dibuat atas perintah Nelson, dibuat tidak sesuai dengan fakta. Laporan membuat seolah-olah anggaran telah digunakan sesuai dengan proposal dan rencana anggaran biaya (RAB).

Dalam RAB, seharusnya anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan akselerasi perdagangan antarpulau, usaha mikro kecil dan menengah serta bussiness development center.

Sebagai contoh, Heru diminta untuk menggelembungkan dana operasional berupa tiket, biaya transportasi dan akomodasi bagi anggota Kadin. Selain itu, Heru diminta untuk membuat 70 stempel palsu.

“Saya hanya diminta saja, untuk bukti pembayaran yang dilampirkan dalam laporan disuruh tembak saja dan distempel sendiri,” kata Heru.

La Nyalla Mattalitti didakwa melakukan korupsi dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2011 hingga 2014.  Untuk menutupi tindakannya itu, La Nyalla disebut merekayasa laporan, seolah-olah telah digunakan sesuai dengan proposal dan rencana anggaran biaya. (Baca: Mantan Kabiro Perekonomian Pemprov Tegaskan La Nyalla Selewengkan Dana Hibah). (kc/gbi)