Kecewa Direktur Ops Ditangkap Satgas Saber Pungli, Bos Pelindo III Beri Bantuan Hukum

satgas Saber Pungli dari Mabes Polri, Polda Jatim dan Polres Tanjung Perak menyota satu komputer dan sejumlah dokumen dari ruang kerja Direktur Operasional dan Pengembangan Bisnis PT Pelindo III, Rahmat Satria yang juga ikut ditangkap, Selasa (1/11).

satgas Saber Pungli dari Mabes Polri, Polda Jatim dan Polres Tanjung Perak menyota satu komputer dan sejumlah dokumen dari ruang kerja Direktur Operasional dan Pengembangan Bisnis PT Pelindo III, Rahmat Satria yang juga ikut ditangkap, Selasa (1/11).

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Direktur Utama Pelindo III, Orias Petrus Moedak angkat bicara ihwal penangkapan anak buahnya, Direktur Operasional dan Pengembangan Bisnis, Rahmat Satria dalam operasi tangkap tangan yang digelar Satgas Saber Pungli, Selasa (1/11). Orias menyatakan pihaknya akan memberikan bantuan hukum kepada Satria.

Pelindo III akan menunggu informasi lebih lanjut dari aparat penegak hukum apakah Rahmat terlibat dan tindak pidana atau perdata. Jika Rahmat terbukti melakukan tindak pidana, Pelindo menyerahkan semuanya pada proses hukum.

“Ya kita tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kita hormati mekanisme hukum yang ada,” ujar Orias saat dihubungi Selasa (1/11) malam.

Orias mengaku prihatin dengan penangkapan salah satu pejabat direksi Pelindo III. (Baca: Saber Pungli Tangkap DirOps dan Bisnis Pelindo III, Total Rp 10 M Diamankan).

”Kami Kami sangat kecewa dan sedih,” ucapnya.

Walau demikian, ia menganggap terungkapnya kasus pungli ini akan menjadi pengalaman positif bagi perusahaan BUMN itu untuk terus berbenah. Untuk mengantisipasi hal yang sama terjadi lagi, Orias sudah menekankan kepada seluruh jajarannya dan tak segan mengambil langkah tegas.

“Kita tetap bersih-bersih. Saya enggak mau ada lagi kejadian begini. Saya sudah tegaskan ke seluruh jajaran,” ujar Orias. (rp/gbi)