Kejari Tanjung Perak Musnahkan 50.664 Botol Miras

oleh
Kajari Tanjung Perak, Rachmat Supriady menunjukan beberapa botol miras yang akan dimusnahkan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya, hari ini pemusnahan terhadap sebanyak 2.142 karton minuman keras tanpa cukai, atau kurang lebih sebanyak 50.664 botol miras berbagai merk, Selasa (26/3/2019).

Kepala Kejari Tanjung Perak, Rachmat Supriady menjelaskan, pemusnahan barang bukti ini merupakan pelaksanaan dari putusan pengadilan. Dimana Kejaksaan sebagai eksekutor.

“Kejaksaan Negeri Tanjung Perak selaku eksekutor melakukan putusan pengadilan Negeri Surabaya, dengan Pemusnahan barang bukti berupa minuman mengandung Etil Alkohol,” jelasnya, Selasa (26/3/2019).

Sejumlah 50.664 botol minuman keras berbagai merk ini dimusnahkan dengan menggunakan kendaraan alat berat, karena selain tanpa cukai, miras ini juga mengandung alkohol lebih dari 20 persen.

“Yang kadar alkoholnya lebih dari 20 persen, dari berbagai merek yang jumlahnya sebanyak 2.142 karton, atau kalau botolnya kurang lebih 50.664 botol,” imbuhnya.

Selain minuman keras, barang bukti yang juga turut dimusnahkan adalah sejumlah handphone dan kartu simcard. Dimana barang bukti ini, terkait dengan tindak pidana kepabeanan yang penyidikannya dilakukan oleh bea cukai Tanjung Perak.

“Kalau nilainya, kalau perhitungan dari Bea Cukai itu perhitungan dengan pajak, kurang lebih sekitar 40 miliar. Itu hitungan barangnya termasuk dengan pajak,” katanya.

Puluhan ribu miras ilegal ini, berasal dari Singapura. Dimana perkara ini atas nama terpidana Dian Prianto, yang putusannya tanggal 11 Februari 2019 lalu. (ady/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.