Kejati Jatim Ringkus Buron Kasus Korupsi APBD Jambi

oleh

buron-korupsi

GLOBALINDO.CO, SURABAYA –  Tim gabungan Inteijen kejaksaan meringkus buronan kasus korupsi APBD Provinsi Jambi tahun 2012, Henky Attan ( 36) di rumah kontrakan Jalan Kalianyar, Surabaya, Selasa (18/10). Warga Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Tambak Sari itu disangka terlibat korupsi pengadaan Neain Genset di RSUD Raden Mataher.

“Saat ini tersangka sudah kami amankan di Kejati Jatim, nanti akan langsung diterbangkan ke Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Romy Ariziyanto, Selasa (18/10).

Romy menjelaskan penangkapan Hengky atas permintaan Kejati Jambi. Sebelum penangkapan berlangsung,  pihaknya memperoleh informasi dari Intelijen Kejati Jambi jika  tersangka atas nama Hengky kabur ke Surabaya.

“Saat itu tim Intelijen Kejati Jatim mendapatkan informasi atas keberadaan tersangka. Begitu A1 Intelijen Kejati Jambi langsung berangkat ke Surabaya untuk menangkap tersangka,” paparnya.

Setelah tempat persembunyiannya terdeteksi,  sekitar pukul 16.00 WIB, tim kejaksaan langsung menggerebek rumah kontrakan yang ditempati Hengky.

“Tersangka langsung dibawa ke Kejati Jatim untuk diamankan. Sekitar pukul 22.00 WIB  tersangka didampingi tim Intel Kejati Jambi diterbangkan ke Jambi,” kata Romy.

Sesuai dengan Surat Perintah Penyidikan Kejati Jambi nomor Print-56/N.5/Fd.1/01/2016 tertanggal 21 Januari 2016, seorang anak pengusaha terkenal di Jambi, Hengky Attan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi senilai Rp2,5 miliar pada tahun 2012.

Selain Hengky Attan, kejaksaan juga sudah menetapkan Direktur Umum RSU Raden Mattaher Jambi, Ali Imron sebagai tersangka dan sudah menjalani hukuman bersama dengan Maman Benyamin sebagai ketua panitia lelang. (son/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *