Kendari Banjir, Warga Mengungsi

oleh
Warga di Kendari yang nekat menerabas banjir.

GLOBALINDO.CO, KENDARI – Hujan dengan intensitas tinggi melanda Kota Kendari beberapa hari terakhir dan membuat beberapa jalan utama tergenang banjir sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.

Pada Selasa (26/6/2018), kawasan Jalan DI Panjaitan bundaran pesawat di Kelurahan Lepo-Lepo dan Kelurahan Wundudopu, Kecamatan Baruga menuju jalan La Ode Hadi bypass melewati kampus Avicena menuju Asrama Haji terendam air setinggi 20 sentimeter hingga satu meter.

Kawasan Pasar Andunoho, masuk BTN Wirabuan, Perumnas Poasia hingga simpang empat jalan masuk kampus Universitas Haluoleo (UHO) juga tergenang banjir dengan tinggi bervariasi antara 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter.

(Baca Juga: Mogok Kerja di Pelabuhan Kendari, Pasokan Sembako Terhambat)

“Sungai Wanggu yang tidak mampu lagi menampung air hujan, (sehingga) meluap hingga ke bahu jalan,” kata Ridwan, warga setempat yang kiosnya tergenang setinggi pinggang orang dewasa.

Satu stasiun pengisian bahan bakar umum milik PT Ade Grup serta kawasan perumahan BTN dan pertokoan Griya BNI di kawasan bypass juga tergenang sejak malam dan hingga pukul 08.00 jalanan di kawasan itu belum bisa dilewati kendaraan.

Warga yang bermukim di kawasan Sungai Wanggu Kelurahan Lepo-Lepo dilaporkan mengungsi sejak Senin (25/6/2018) karena rumah mereka kebanjiran.(ara/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *