Ketua DPC PDI-P Surabaya Optimis Raih Suara Terbanyak di Pileg 2019

oleh
Wakil Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDIP, Whisnu Sakti Buana (WS) saat menerima kunjungan dari salah satu kepala daerah. 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana optimis partainya akan mendulang suara yang cukup banyak dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Whisnu percaya hasil rekapitulasi suara dalam Pilgub Jatim tidak bisa dijadikan sebagai tolak ukur.

Whisnu menuturkan, dalam pemilihan gubernur Jawa Timur PDI-P di Surabaya bisa dikatakan partainya bekerja sendirian. Jadi sangat wajar jika kemudian perolehan suara partainya kalah telak di kota pahlawan.

“Kalau suara itu dilihat dari hasil Pilgub kemarin, itu kan suara PDIP yang bergerak sendirian di Surabaya. Sementara yang ada disana itu dibagi dengan seluruh partai, sementara kita sendirian, ya menang telak lah,” ucap Whisnu Sakti Buana saat ditemui di DPRD Surabaya, Senin (9/7/2018).

Terkait bakal calon legislatif (Bacaleg) PDIP untuk Kota Surabaya, Wakil Walikota Surabaya ini mengatakan jika nama-nama baru muncul dengan jumlah yang cukup banyak. Selain 15 anggota Fraksi PDI-P yang nantinya berkurang satu yakni Armuji karena maju Bacaleg untuk provinsi.

“Jelas ada nama baru, di Surabaya sekarang aja 15 nama lama, Pak Armuji sudah jelas ke Provinsi. 36 lain nama baru yang akan maju,” katanya.

Ditanya soal Bacaleg petahan (anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya) yang telah menjabar dua periode, WS-sapaan akrab Whisnu Sakti Buana menerangkan sudah mengatur dan rekom itu menjadi wewenang DPD. Meskipun sesuai aturan harus naik ke tingkat yang lebih tinggi.

“Bagi bacaleg yang telah menjadi anggota legislatif dua periode, keputusannya kami serahkan ke DPD. karena masalah ini berkaitan dengan penguatan suara partai, jadi semua kita ajukan, keputusannya nanti tanggal 11,” pungkasnya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *