Ketua Komisi II Ingatkan Khofifah Segera Mundur

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak yang akan berpasangan sebagai Cagub-Cawagub di Pilgub Jatim 2018.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali mendesak Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa segera meletakkan jabatannya karena sudah memastikan maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur 2018. Zainuddin mengingatkan agar Khofifah lebih mengedapankan etika , meskipun regulasinya tidak mewajibkan seorang pejabat mundur apabila mencalonkan diri di pilkada.

Selain itu, kesibukan politik Khofifah di Pilgub Jatim dikhawatirkan akan mengganggu kinerjanya sebagai menteri.

“Saya kira etikanya memang harus mundur karena meninggalkan pekerjaan berbulan-bulan. Melakukan kampanye, sosialisasi dan berbagai hal dalam rangka pencalonan,” ujar Amali di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/11).

“Karena menteri itu kan pembantu presiden. Berkenan tidak yang dibantu ini ketika (yang membantu) meninggalkan tugas dan pekerjaan dengan jangka waktu cukup panjang. Saya kira Pak Presiden ada pertimbangan,” tutur politisi Partai Golkar ini.

Dengan mengundurkan diri, ia menilai semua calon kepala daerah akan bisa fokus berkampanye dan memenangkan pilkada.

Meskipun Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada memang tidak mengharuskan menteri atau pejabat negara untuk mundur dari jabatannya ketika terdaftar sebagau calon kepala daerah.

Tetapi Zainuddin kembali mengingatkan bahwa meletakkan jabatan sudah menjadi konsekuensi bagi setiap menteri, anggota DPR, DPRD, dan DPD yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

“Kalau sudah ada tekad maju sebagai calon kepala daerah, maka ya harus total dan total yang dimaksud adalah dengan menerima konsekuensi yang harus dijalani, ya harus ditempuh,” cetusnya.

Sebelumnya, Khofifah menyatakan sudah menyampaikan langsung secara pribadi kepada Presiden Joko Widodo ihwal niatnya bertarung memperebutkan  kursi Gubernur Jatim  periode 2018-2023. Menteri Sekretaris Negara Pratikno pun mengatakan surat pengunduran diri Khofifah sudah ada di meja Presiden. (Baca: Nyalon di Pilgub Jatim, Khofifah Sampaikan Pengunduran Diri ke Jokowi). (kc/bmb)