Ketua PCNU Surabaya Dilecehkan Saat Paripurna

No comment 1006 views

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Sidang paripurna perpanjangan panitia khusus (pansus) rancangan peraturan daerah (raperda) pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol (mihol) diwarnai insiden pelecehan.
Pelecehan bermula saat rombongan PCNU Surabaya masuk ruang sidang di gedung DPRD Surabaya lantai 3.

Pelecehan bermula ketika Ketua PCNU Surabaya Ahmad Muhibbin Zuhri masuk ruang sidang di gedung DPRD Surabaya lantai 3. Oleh pengamanan dalam (pamdal) dewan, mereka diarahkan ke balkon di lantai 2 ruang sidang paripurna.

Namun, belum sempat menikmati duduk di kursi yang biasanya digunakan oleh undangan, akhirnya disuruh pindah ke bawah. Sesampainya di bawah, mereka disuruh pindah tempat lagi dengan alasan yang tidak jelas.

Karena merasa dipermaikan, rombongan PCNU Surabaya memutuskan tetap bertahan. Beredar kabar, pamdal “mengusir” rombongan pengurus NU atas permintaan Ketua DPRD Surabaya, Armuji.

Aksi “ping-pong” tempat duduk ini diketahui oleh beberapa anggota dewan, seperti Achmad Zakaria. “Saya melihat langsung dengan mata kepala saya sendiri, karena posisinya di belakang tempat duduk saya,” ujanrya, Senin (18/4).

Zakaria mengaku menyesali perbuatan pamdal. Sebab, sidang paripurna kemarin terbuka untuk umum. Sehingga, tidak ada alasan untuk mengusir warga Surabaya yang hadir menyaksikan jalannya paripurna. Apalagi yang “diusir” adalah tokoh-tokoh dari kalangan NU.

“Mereka harus dihargai, karena ini rapat terbuka. Kalau memang disuruh pindah tempat duduk, ya dengan cara yang baik. Kesannya seolah-olah disuruh berdiri dan pindah. Ini masalah protokoler, ke depan harus diperbaiki,” sesalnya.(bmb/gbi)