Kisah 162 Penumpang Pesawat Pegasus Airlines yang Nyungsep di Tepian Laut Hitam

oleh
Pesawat Pegasus Airlines yang nyungsep di tepian Laut Hitam.

GLOBALINDO.CO, TURKI – “Ini merupakan keajaiban. Kami selamat. Kami bisa saja terbakar, meledak, dan jatuh ke laut,” kata Yuksel Gordu, salah satu penumpang pesawat Pegasus Airlines yang naas hingga nyungsep di tepian Laut Hitam, Turki seperti dilansir The New York Times.

Malam itu, Sabtu (13/1/2018), dia tak menyangka akan bisa bernapas sampai sekarang. Pesawat milik maskapai Turki yang membawanya dan 161 penumpang lainnya itu mengalami pendaratan tak mulus di bandara Trabzon.

Pesawat jenis Boeing 737-800 itu gagal mendarat dengan mulus. Pesawat tergelincir hingga melewati batas landasan dan berhenti di tepian Laut Hitam, beberapa meter dari garis laut.

Otoritas setempat menyatakan tidak ada penumpang dan kru pesawat yang mengalami luka dalam peristiwa tersebut.

(Baca Juga: Kecelakaan Pesawat Klub Sepakbola Brasil, 76 Orang Tewas)

Gordu menyebut insiden yang nyaris mengancam nyawanya sebagai sebuah keajaiban.

Penumpang lainnya, Fatma Gordu, mendengar suara yang keras sebelum pesawat menyentuh daratan.

“Kami segera membungkuk. Bagian depan pesawat jatuh dan bagian belakang berada di udara. Semua orang panik,” ucapnya.

Peristiwa terjadi pada pukul 23.45 waktu setempat. Kemudian, gambar di media sosial menunjukkan hidung pesawat hampir mengenai tepi air laut langsung menjadi viral.

Pegasus Airlines, maskapai penerbangan berbiaya rendah asal Turki menyatakan pesawat Boeing 737-800, yang terbang ke Trabzon dari Ankara mengalami kecelakaan saat pendaratan di landasan pacu.

Sebanyak 162 penumpang, dua pilot dan empat kru awak kabin tidak mengalami luka dan turun dari pesawat dengan selamat.

Pesawat tersebut mendarat di landasan pacu 11. Namun, hujan yang turun membuat landasan pacu menjadi basah sehingga menyulitkan pendaratan.

Dari gambar yang diunggah di Twitter, terlihat satu mesin pesawat jatuh ke laut.

Gubernur Trabzon, Yucel Yavuz mengatakan kepada media lokal, seluruh penumpang pesawat selamat dan penyelidikan sedang dilakukan untuk mencari penyebab pesawat yang mendarat melebihi landasan pacu.

Setelah peristiwa itu, bandara ditutup sementara. Namun, penerbangan kembali dilanjutkan pada Minggu (14/1/2018).(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *