Kisah Pilu Juwarti, Warga Surabaya yang Jual Ginjal demi Belikan HP Anaknya

oleh
Juwarti saat mendapat konseling dari Pemkot Surabaya.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Kota Surabaya yang terus tumbuh menjadi metropolitan menyimpan sejuta kisah warganya, dari yang menggembirakan hingga memilukan. Meski yang paling menarik simpati dan empati ialah kisah pilu. Kisah itu dialami Juwarti, warga Jalan Dukuh Menanggal I, Kelurahan Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya.

Juwarti nekat menjual ginjalnya untuk bisa membahagiakan sang buah hati yang merengek meminta dibelikan handphone (HP). Juwarti pun berjalan keliling membawa sesobek kardus bertulis penawaran ginjalnya bagi mereka yang sudi membeli.

Sialnya, aksi Juwarti yang menawarkan “barang dagangannya” ini disergap petugas gabungan Linmas dan Satpol PP Kota Surabaya di pinggir Jalan Menanggal, tidak jauh dari pusat perbelanjaan City Of Tomorrow (Cito Surabaya).

(Baca Juga: Kisah Alex Eko Putro, Bocah Magetan yang Diculik, Dipaksa Ngamen dan Ngemis)

Kepala Satgas Linmas Kota Surabaya, Edi Santoso mengatakan, Juwarti ditemukan tim gabungan pada Senin (5/3/2018) lalu dan langsung diamankan serta ditangani oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pada Rabu (7/3/2018), Juwarti terus mendapatkan penanganan konseling dari tim Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Surabaya.

“Juwarti masih shock, masih belum bisa berbicara dengan wartawan,” kata Sumarno, kakak kandung Juwarti.

Selain dari tim konseling psikologi, kediaman Juwarti juga didatangi aparat kelurahan dan kecamatan setempat.

Sebelumnya diberitakan, Juwarti disebut melakukan hal ini karena ingin memenuhi tuntutan anaknya untuk mendapatkan ponsel baru. Padahal si anak sudah berkali-kali dibelikan ponsel tetapi selalu hilang.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *