Konflik PKB Berlanjut, Syamsul Minta Musyafak Rouf Jujur

oleh
Mantan Ketua DPC PKB Surabaya, Syamsul Arifin.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Konflik yang terjadi di internal DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum berakhir. Terbaru, mantan Ketua DPC PKB Syamsul Arifin berharap agar Musyafak Rouf segera sadar.

Mengacu pada pernyataan ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar bahwa belum ada Surat Keputusan (SK) pengangkatan pengurus DPC PKB yang baru, Syamsul meminta Musyafak berhenti memprovokasi dan menghasut struktur pengurus dan kader di bawah.

“Aku kudu ngguyu (aku pengen tertawa), karena tidak mungkin Gus halim bohong atau menutup nutupi apalagi ini bulan Romadhan,” ujar Syamsul Arifin, Rabu (30/5/2018).

Syamsul mengingatkan, persoalan yang terjadi sekarang menyangkut marwah partai. Seyogyanya kader yang ada dibawah mengikuti arahan dan penjelasan dari pimpinan yang ada di atasnya.

“Gus Halim sudah menyatakan seperti itu, kalau itu tetap dilakukan maka itu sama halnya dengan tidak taat dan bentuk pembangkangan terhadap partai. Inilah yang sebenarnya perusak partai,” tandasnya.

Sebagai kader PKB, adek kandung dari Menpora Imam Nahrawi ini juga meminta agar Musyafak Rouf Cs menyampaikan informasi yang jujur serta terbuka.

Menurutnya, tidak ada yang dirugikan jika pengurus DPC mempublish secara jujur dan terbuka. Apalagi, secara materi tidak ada yang dirugikan.

“Secara materi memang tidak. Tapi secara moral pasti berdampak ke Ketua Umum (Muhaimin Iskandar). Dampaknya positif atau negatif?Waktu yang akan menjawab,” imbuhnya.

Ditanya soal adanya konsolidasi yang dilakukan oleh Musyafak Rouf, Syamsul memastikan itu tidak benar. Dia menilai langkah yang dilakukan mantan Ketua DPRD Surabaya tersebut, justru kontra produktif dengan kondisi sebenarnya.

“Lha wong biasanya barisan yang sudah rapat itu malah dirusak,” tukas Syamsul.

Diberitakan sebelumnya, Musyafak Rouf telah memproklamirkan dirinya sebagai Ketua DPC PKB Surabaya yang baru. Waktu itu, Musyafak mengkalim telah menerima SK dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Namun, pernyataan yang disampaikan oleh Musyafak itu langsung dibantah secara tegas oleh Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar. Menurut Halim, sampai saat ini tidak ada SK pembentukan pengurus yang baru. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *