Korban Sipoa Desak KPK Awasi Persidangan Tipu Gelap Sipoa Grup

oleh
Korban Sipoa saat menggelar aksi di depan PN Surabaya.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Forum Peduli Masyarakat Bawah (FPMB) dan korban penipuan Apartemen Sipoa Group kembali menggelar aksi didepan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam aksinya, FPMB meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi proses persidangan.

Dalam aksinya FPMB membentangkan spanduk bertuliskan ‘KPK harus turun tangan dalam persidangan Sipoa’. Tak hanya itu, massa FPMB juga membawa poster Teguh Kinarto yang saat itu menjadi pemegang saham PT Bumi Samudra Jedine yang berada di naungan PT Sipoa Group.

“Ada hakim yang diduga menutup-nutupi kedok dari dalang atau otak kasus penipuan Sipoa,” kata salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Oleh karena itu, massa mendesak agar majelis hakim dalam perkara ini bekerja secara Profesional untuk mengadili dua terdakwa Budi Santoso dan Ir Klemes Sukarno Candra atas Perkara tipu galap kepada 1.104 pemesan apartement.

Salah satu korban Sipoa yang ikut dalam aksi, Muhammad Aldo, mengaku telah mengirim surat kepada semua pihak terkait kasus Tipu Gelap Sipoa Group.

“Saya sudah mengirim surat ke presiden, wakil presiden, staf presiden, Mahkamah Agung, Komisi Yudisial, dan Kepolisian. Tapi tidak ada respon sama sekali, saya harus bagaimana lagi?,” katanya seraya menangis.

Kedepanya, Aldo bersama para korban berencana akan mendatangi KPK serta institusi terkait. “Saya ingin KPK menyelidiki sidang Sipoa. Saya akan mengantar sendiri surat ini ke KPK minggu depan,” ujar Aldo.

Perlu diketahui, FPMB telah menggelar aksi kali ketiga sebagai wujud keprihatinan kepada 1.104 pemesan apartemen Sipoa Group. (ady/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *