Koridor, Mimpi Risma Fasilitasi Pemuda Zaman Now dan Usia Baya Terus Berkarya

Koridor, tempat khusus yang dibangun Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di Gedung Siola lantai 3 di Jalan Tunjungan Surabaya untuk memfasiitasi para pemuda dan warga usia baya untuk mengembangkan kreativitas dan karya di bidang wirausaha.

 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tak pernah mau mengabaikan kondisi warganya yang sudah uzur dan veteran tentara. Risma bermimpi membangun Surabaya menjadi kota yang bisa memfasilitasi warganya untuk terus berkarya hingga usia senja.

“Jadi jangan dipikir orangtua tidak mampu menciptakan karya yang nantinya berguna bagi orang lain,” kata Risma, Senin (13/11).

Risma ingin mewujudkan cita-citanya itu dalam konsep “long life learning”. Konsep itu sudah dimulai  dengan membangun tempat khusus di Gedung Siola lantai 3 di Jalan Tunjungan Surabaya.

Tempat yang dinamakan Koridor itu bergabung dengan Plaza Palayanan, museum, dan kantor beberapa instansi Pemkot Surabaya. Selain warga baya, tempat khusus itu juga didesain untuk mendukung kreativitas anak-anak muda di bidang industri kreatif.

“Yang di lantai 2 saya ingin khusus untuk warga yang menjelang pensiun menyiapkan karya-karyanya,” terang Risma.

Di tempat itu, para pemuda dan warga paruh baya di Surabaya bisa mengeksplorasi kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi dan membangun bisnis. Koridor yang diresmikan tepat pada Hari Pahlawan 10 November lalu itu merupakan tempat para start up muda yang penuh kreativitas berkumpul.

Koridor dilengkapi 7 ruangan bebas akses internet, dengan total luas 3.000 meter persegi. Ruangan itu bisa menampung lebih dari 50 orang per hari, dan pada akhir pekan bisa mencapai 200 orang pengunjung. Pengunjung rata-rata mahasiswa dan pekerja lepas. (bmb/gbi)