Korsel Porak-poranda Dihajar Topan Chaba

No comment 334 views

korsel-dihantam-topanGLOBALINDO.CO, KOREA SELATAN – Wilayah Korea Selatan (Korsel) porak-poranda setelah dihajar topan Chaba. Topan Chaba terpantau menerjang Korsel bagian selatan dan memicu kekacauan. Angin berkecepatan tinggi dan hujan deras yang memicu banjir menyapu mobil-mobil serta menumbangkan pepohonan.

AFP, Rabu (5/10/2016), melansir, Kementerian Keselamatan Publik Korsel menyatakan, 2.500 sekolah di wilayah selatan negara itu ditutup akibat topan ini. Puluhan rumah warga di sepanjang pantai selatan Korsel tidak mendapat aliran listrik.

Topan Chaba membawa hujan deras dan angin kencang yang bergerak dengan kecepatan hingga 200 kilometer per jam di wilayah Jeju yang merupakan pulau paling selatan di Korsel. Jalanan di Jeju dilanda banjir akibat air sungai yang meluap setelah hujan deras terus turun.

Sejumlah foto dari Jeju menunjukkan beberapa mobil saling bertumpuk akibat tersapu angin kencang dan banjir yang dibawa topan Chaba. Pepohonan tumbang dan menimpa mobil serta melintang di tengah jalan.

Laporan media setempat, seperti dikutip Reuters menyebut sedikitnya 5 orang tewas akibat topan ini, di Busan dan Ulsan. Namun Kementerian Keamanan dan Keselamatan Publik menyebut jumlah korban tewas ada 3 orang dengan tiga orang lainnya masih hilang.

Di pelabuhan Busan, seorang pekerja tewas tertimpa crane berukuran besar yang tumbang karena angin kencang. Sedangkan di kota Ulsan, sebelah utara Busan, seorang pria tewas tenggelam setelah hanyut terbawa banjir. Tidak disebut soal satu korban tewas lainnya.

Sementara itu, rekaman penyelamatan dramatis di Yeosu, Korsel bagian selatan, ditayangkan oleh saluran televisi setempat, YTN. Tayangan itu menunjukkan enam awak kapal feri yang sedang berlabuh, tersapu dari dermaga dan jatuh ke lautan diterjang gelombang besar. Beruntung, enam awak kapal itu akhirnya berhasil diselamatkan.

Rekaman video dan CCTV dari wilayah Ulsan menunjukkan mobil-mobil milik warga tersapu banjir yang menggenangi jalanan. Bahkan sebuah rumah kayu hanyut terbawa banjir hingga masuk ke sungai yang meluap.

Dari Korsel, topan Chaba bergerak ke wilayah Jepang, tepatnya di gugusan Pulau Tsushima, dekat Kyushu, Jepang bagian selatan. Badan Prakiraan Cuaca Jepang menyebut, Chaba bergerak dengan membawa angin berkecepatan 180 kilometer per jam.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) merilis peringatan soal angin kencang, hujan deras, gelombang tinggi, banjir besar yang mungkin menyapu Jepang bagian barat. Topan Chaba diperkirakan menerjang Pulau Honshu, pulau utama Jepang, pada Rabu (5/10) malam waktu setempat, sebelum bergerak ke Samudera Pasifik pada Kamis (6/10). Maskapai All Nippon Airways dan Japan Airlines membatalkan 108 penerbangan akibat topan ini.(dtc/ziz)