Korut Ancam Ledakkan Sekutu AS, Australia

oleh
Militer Korea Utara meluncurkan uji coba rudal balistic nuklir. Korut telah mengeluarkan anacaman kana meledakkan Australia dengan rudal nuklir ini karena telah menjadi sekutu AS dan Korsel untuk memusuhi negara sosialis itu.
Ancaman Nuklir: Militer Korea Utara meluncurkan uji coba rudal balistic nuklir. Korut telah mengeluarkan anacaman kana meledakkan Australia dengan rudal nuklir ini karena telah menjadi sekutu AS dan Korsel untuk memusuhi negara sosialis itu.

 

GLOBALINDO.CO, PYONGNYANG – Pemerintah Korea Utara tak henti mengumbar ancaman yang memancing perang. Bukan hanya Amerika Serikat, otoritas Korut juga mengeluarkan ancaman akan membombardir Australia, negara yang menjadi sekutu negeri Paman Sam dan Korea Selatan.

Pemerintah Korut menuduh Australia menunjukkan langkah berbahaya ikut menjalankan provokasi militer dan ipolitik bersama Amerika Serikat.

“Jika Australia tetap mengikuti langkah AS menjatuhkan sanksi militer, ekonomi, dan diplomasi meski kami sudah berulang kali memperingatkan maka mereka (Australia) tak akan bisa lari dari kehancuran,” demikian laporan dari kantor berita Korea Utara, KCNA.

Ancaman Korea Utara ini menyusul kunjungan Menlu Australia Julie Bishop dan Menhan Marise Payne ke zona demiliterisasi yang memisahkan Korea Utara dan Selatan. Namun, Bishop mementahkan ancaman Korea Utara terhadap Australia itu.

“Ancaman Korea Utara justru akan semakin memperkuat upaya kami untuk menyelesaikan solusi di Semenanjung Korea yang sepenuhnya disebabkan oleh perilaku provokatif dan ancaman Korea Utara,” ujar Bishop di Sydney, Minggu (15/10).

Sementara itu, staf Kemenhan Australia, Dan Tehan mengatakan, negeri itu tak akan menjadi bahan olok-olok Korea Utara.

“Kami tak akan menyerah kepada Korea Utara, kami akan lakukan apapun semampu kamu untuk melindungi, membantu, dan mendukung sekutu kami,” kata Tehan kepada Sky News.

Tehan menambahkan, Korea Utara seharusnya menjalankan apa yang diminta komunitas internasional yang termaktub dalam resolusi DK PBB  yakni mengecam uji coba nuklir, dan mengecam upaya untuk membangun persenjataan nuklir.

“Jika semua hal ini dipenuhi Korea Utara maka seluruh dunia akan mencari peluang bisnis dengan mereka,” tandasnya. (sky/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *