Kota Surabaya Jajaki Kerjasama Dengan Turki

No comment 79 views

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini bersama Dubes Turki, M.K. Sander Gurbuz saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menjalin kerjasama dengan Negara Turki. Rencana kerjasama tersebut meliputi sektor ekonomi dan pembangunan konstruksi.

Rencana kerjasama mengemuka ketika Pemkot Surabaya menerima kunjungan Duta Besar Turki untuk Indonesia, M.K. Sander Gurbuz pada Rabu, (12/7/2017) di ruang kerja walikota. Mereka diterima Walikota Surabaya Tri Rismaharini beserta perangkat daerah terkait.

Dalam kesempatan itu, Tri Rismaharini lantas menyampaikan perihal kerjasama yang nantinya akan dibangun. Diantaranya, sektor ekonomi dan sektor konstruksi dan infrastruktur.

“Salah satu jalinan kerjasama terdekat yang akan dibangun kedua negara di sektor ekonomi,” ujar Tri Rismaharini.

Menurut Risma, Presiden Republik Indonesia, Jokowi, sebelumnya sudah menyampaikan nanti ada free trade zone area (perdagangan bebas). Dengan demikian, pelabuhan di surabaya sudah bisa dimasuki kapal-kapal besar.

“Jika perdagangan bebas sudah berjalan, maka besar kemungkinan koneksi perdagangan berjalan lancar di antar kedua negara,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, apabila kerjasama itu bisa terbangun akan mempercepat pendistribusian barang dari Turki ke Surabaya begitu pula sebaliknya. Cara ini dinilai baik karena jalur distribusi tidak perlu lagi singgah di Singapura tetapi langsung ke Surabaya.

“Ini akan memangkas biaya dan pastinya lebih murah,” imbuhnya.

Pemkot Surabaya dan Turki juga akan terus melakukan korespondensi serta upaya-upaya pembuatan usulan kerjasama lain salah satunya menjalin kerjasama di bidang konstruksi.

“Pembangunan konstruksi di Turki sangat luar biasa dan mereka gencar membangun MRT dan masih banyak lagi,” tutur walikota kelahiran Kediri tersebut.

Sementara itu Dubes Turki untuk Indonesia, M.K. Sander Gurbuz menambahkan Surabaya bisa mengambil peran penting di sektor ekonomi karena pelabuhannya sudah berstandart international. Apalagi, Surabaya telah melakukan kerjasama kota kembar atau sister city dengan kota terbesar kedua di Turki yaitu, Ishmir.

“Kita bisa meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi lebih cepat,” ujarnya.

Rencananya, dalam waktu dekat, Sander menawarkan Risma berkunjung ke Turki untuk melihat kemungkinan-kemungkinan atau peluang kerjasama yang lebih dalam antara Surabaya dan Turki. (bmb/gbi)