KPK Batal Paparkan Hasil Penyelidikan RS Sumber Waras di DPR Hari Ini

Ketua KPK, Agus Rahardjo (tengah) bersama dua pimpinan KPK lain, Lode M Syarief (kiri) dan Basariah Panjaitan (kanan) saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Selaas (14/6).

Ketua KPK, Agus Rahardjo (tengah) bersama dua pimpinan KPK lain, Lode M Syarief (kiri) dan Basariah Panjaitan (kanan) saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Selaas (14/6).

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi, batal menyampaikan kesimpulan hasil penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, hari ini, Selasa (14/6). KPK mememastikan tidak melanjutkan kasus ini ketahap penyidikan karena tidak ditemukan dua alat bukti kuat untuk menetapkan tersangka.

Komisi Hukum DPR terpaksa menghentikan rapat kerja karena waktu yang terbatas menjelang berbuka puasa sehingga dianggap tak akan efektif. Rapat akan dilanjutkan besok (15/6).

“Jadi kawan-kawan yang masih punya banyak acara,  tidurnya cepat malam ini karena rapat dilanjutkan besok jam 9,” ujar Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/6).

“Kalau dipaksakan sekarang, situasinya tidak memungkinkan. Ada beberapa anggota yang sudah meninggalkan tempat,” tambahnya.

Sebelumnya dalam rapat dengan Komisi III, pimpinan KPK dicecar pertanyaan terkait Sumber Waras. Namun, jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut baru akan dipaparkan besok.

Yang jelas, KPK tidak menemukan adanya tindak pidana dalam kasus pembelian lahan milik Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat, oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (Baca: KPK ‘Menangkan’ Ahok Terkait Kasus Pembelian Lahan RS Sumber Waras).

Dari hasil penyelidikan tersebut, KPK tidak meningkatkan proses hukum ke tahap penyidikan. Prabowo mengatakan DPRD DKI menghormati hasil penyelidikan KPK tersebut. Asalkan, KPK benar-benar menindaklanjuti dengan mendiskusikannya bersama penyidik KPK.

Anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Gerindra Prabowo Soenirman mengatakan pernyataan Ketua KPK  Agus Rahardjo soal RS Sumber Waras bukan akhir dari kasus ini.

Sebab, kata Prabowo, KPK juga menyatakan bahwa mereka akan mengadakan pertemuan dengan penyidik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menyikapi hasil penyelidikan ini. “Jadi gini ini kan baru hasil sementara, bahwa mereka akan mempertemukan penyidik BPK dengan penyidik KPK untuk mengkosolidasikan hasil temuan, jadi (keputusan) ini bisa berubah,” ujar Prabowo ketika dihubungi, Selasa (14/6).

“Kita hormatilah keputusan KPK, namun yang menjadi catatan harus ada konsolidasi dengan BPK supaya tidak ada dusta diantara kita karena ini kan menyangkut kerugian negara,” imbuhnya. (kc/gbi)