KPK Hibahkan Sitaan Aset Nazaruddin dan Fuad Amin Rp 12,4 M

oleh
Dua terpidana kasus korupsi, Muhammad Nazaruddin (kiri) dan Fuad Amin (kanan).

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan mendapat hadiah melmpah dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Lembaga antirasuah  akan menghibahkan barang rampasan dari bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dan dari mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin untuk keperluan operasional Polri.

Barang rampasan yang akan dihibahkan adalah dua bidang tanah dan bangunan milik Nazaruddin di Jalan Wijaya Graha Puri Blok C Nomor 15 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Aset tersebut ditaksir harganya mencapai Rp 12,4 miliar.

“Barang tersebut akan diserahkan dan akan digunakan Bareskrim Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dihubungi, Rabu (7/3).

Sedangkan dari hasil rampasan aset Fuad Amin yang akan dihibahkan sebuah mobil Kijang Innova XW 43 keluaran tahun 2010.

“Satu unit mobil akan digunakan oleh Polres Tana Toraja dari perkara Fuad Amin,” kata Febri.

Rencananya penyerahan barang rampasan tersebut akan dilakukan pada acara Rakernis Bareskrim 2018 di Hotel Mecure Ancol, Jakarta Utara, Kamis besok, 8 Maret 2018. Febri melanjutkan, hibah atau penyerahan barang milik negara ini dilakukan sesuai Keputusan Menteri Keuangan RI.

Sebelumnya KPK juga pernah menghibahkan barang rampasan hasil tindak pidana korupsi kepada Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Utara, Erwan Prasetyo. Barang rampasan yang dihibahkan tersebut adalah dua buah mobil yang disita KPK dari perkara TPPU Djoko Susilo dan Syahrul Raja Sempurnajaya. (vin/nad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *