KPK Lelang Puluhan Mobil Sitaan, Termurah Rp 28 Juta, Ini Caranya

Beberapa mobil sitaan KPK yang bakal dilelang.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar lelang sejumlah barang berharga hasil sitaan kasus korupsi. Barang-barang tersebut didominasi kendaraan roda empat. Total ada 20 kendaraan yang dilelang, satu di antaranya sepeda motor. Sementara 19 lainnya berupa mobil, baik kelas menengah dan mewah.

Berdasarkan informasi di situs resmi KPK, lelang akan digelar pada Jumat (22/9/2017) di Ruang Cendrawasih, JCC Senayan, Jakarta Pusat. Para calon peserta lelang diwajibkan memberi uang jaminan yang jumlahnya bergantung barang yang hendak dibidik.

Mobil yang dilelang juga tak semua memiliki kelengkapan surat. Ada yang tak dilengkapi BPKB, namun kebanyakan dilengkapi STNK. Banyak pula yang komplet dengan surat-surat.

(Baca Juga: KPK Sita Mobil Alphard Eddy dari Duit Suap)

Uang jaminan terkecil yang ditawarkan KPK ada pada sebuah motor Kawasaki keluaran 2011. Jaminan yang diminta untuk motor Ninja itu yakni Rp 2,5 juta dan dilelang seharga Rp 11,8 juta. Untuk mobil, uang jaminan termurah ada pada Isuzu Panther, Rp 10 juta dan akan dilelang dengan banderol Rp 28,8 juta.

Mobil sitaan korupsi lainnya yang bakal dilelang KPK dengan harga murah yakni Toyota Camry, tahun 2006, dengan banderol Rp 31,6 jutaan. Selain itu ada pula Honda CRV tahun 2004, Rp33 jutaan; Suzuki Swift tahun 2011, Rp56 jutaan; Honda CRV 2.4 Automatic tahun 2008, Rp76,6 juta; Honda Civic FD2 2.0 Automatic tahun 2008, Rp78 jutaan; Honda Civic FD2 2.0 Automatic tahun 2008, Rp78 jutaan; Toyota Innova V AT Diesel, tahun 2012, Rp124 jutaan; Toyota Alphard 2.4 AT, tahun 2009, Rp153 jutaan.

Dilelang pula beragam mobil mewah, seperti Volkswagen Golf 1.4, tahun 2011, dengan Rp131,6 jutaan; Volkswagen Beetle 1.2 Automatic tahun 2012, Rp286 jutaan; Jaguar tipe XJL 3.0VG AT, tahun 2013, Rp1.1 miliar; Audi A5 2.0 TFSI AT, tahun 2013, Rp436 jutaan; dan lain sebagainya.

Bagaimana, Anda berminat? Jika berminat, begini tata caranya:

Lelang terbuka bagi siapa pun yang berminat. Untuk mengikutinya, Anda harus terlebih dulu mendaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan. Jangan khawatir, Anda bisa mendaftar secara online, yakni dengan membuka laman www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id.

Peserta lelang harus mendaftar untuk mendaftarkan username dan password masing-masing. Ada beberapa isian yang harus dilengkapi dalam proses registrasi ini. Pastikan agar alamat email yang didaftarkan valid.

Peserta lelang akan memperoleh kode aktivasi yang dikirim ke alamat email masing-masing. Kode aktivasi digunakan untuk mengaktifkan username.

Setelah aktif, peserta lelang memilih obyek lelang pada katalog yang tersedia. Setelah memastikan obyek lelang yang dipilihnya, peserta lelang diwajibkan untuk:

Mendaftarkan nomor identitas/KTP dan NPWP serta dan mengunggah softcopy KTP dan NPWP.
Mendaftarkan nomor rekening bank atas nama peserta lelang, guna kepentingan pengembalian uang jaminan bagi peserta lelang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang.
Peserta lelang akan memperoleh nomor Virtual Account (VA) yang digunakan sebagai tujuan penyetoran uang jaminan lelang.

Setelah uang jaminan diterima di rekening penampungan sesuai ketentuan, dan peserta lelang dinyatakan bersih dari daftar pihak yang dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang sesuai ketentuan, maka peserta lelang akan memperoleh kode token yang digunakan untuk menawar obyek lelang.(vci/ziz)