KPK Selesaikan Surat Dakwaan, Setya Novanto Segera Disidang

oleh
Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto datang ke KPK untuk meneken berkas penyidikan. KPK sedang menyelesaikan surat dakwaan Setya Novanto.
Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto datang ke KPK untuk meneken berkas penyidikan. KPK sedang menyelesaikan surat dakwaan Setya Novanto.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Tersangka kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto tak lama lagi akan disidang. Saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi tengah menyusun surat dakwaan dan segera melimpahkan berkas penuntutan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Penyusunan surat dakwaan sudah hampir rampung. Hari ini, Selasa (5/12), KPK membawa Novanto untuk meneken berkas penyidikan.

“Masih dikerjakan (surat dakwaan). Dua-duanya kami siapkan dengan baik, praperadilan dan penyelesaian berkas,” kata Agus kepada awak media melalui pesan singkatnya, Selasa (5/12).

Dengan pelimpahan ke tahap penuntutan, Jaksa KPK memiliki waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan Novanto, kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Pantauan di KPK, kondisi Ketua Umum Partai Golkar itu nampak semakin membaik. Ini terlihat dari cara berjalan Novanto yang sudha tidak lagi pelan-pelan seperti awal-awal dipindahkan penyidik ke rutan KPK. Novanto yang membawa satu berkas dokumen di tangannya itu, hanya tersenyum dan bergegas masuk kantor KPK.

Sebelumnya, KPK menahan Novanto selama 20 hari pertama untuk kepentingan penyidikan. Novanto ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga ikut merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun dalam proyek e-KTP.

Menurut KPK, Novanto berperan dalam pemberian suap terkait proses penganggaran proyek e-KTP di DPR, untuk tahun anggaran 2011-2013. Selain itu, Novanto juga berperan dalam mengarahkan dan memenangkan Konsorsium PNRI menjadi pelaksana proyek pengadaan e-KTP.

Novanto juga diduga mengatur supaya anggaran proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun disetujui oleh anggota DPR. Selain itu, ia juga diduga mengondisikan pemenang lelang dalam proyek e-KTP sewaktu menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR. (vin/nad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *