KPK Siapkan Tersangka Baru e-KTP di Tengah Heboh Pansus Angket

Pimpinan KPK, Agus Rahardjo (tengah) didampingi dua wakilnya, Laode Muhammad Syarif (kanan) dan Saut Situmorang.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Di tengah kehebohan Pansus Hak Angket DPR RI yang mendatangi para Napi koruptor, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seakan memberikan reaksi dengan menyiapkan nama tersangka baru dalam kasus korupsi proyek e-KTP.

“Hari ini kasus yang besar e-KTP dan BLBI. Itu yang akan kami tuntaskan segera, biar rakyat melihat. Yang namanya tuntas itu pasti ada tersangka baru,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta usai pelantikan penasihat KPK, Kamis (6/7/2017).

(Baca Juga: Koruptor e-KTP Gunakan Kode Warna dan Inisial saat Bagi-bagi Uang)

Pada hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan enam orang saksi dalam kasus ini. Meski menyebut kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus e-KTP, Agus menyatakan, KPK belum akan mengumumkannya pada hari ini.

“Mungkin tidak hari ini muncul (tersangka baru) e-KTP. Anda tunggu saja gegap gempitanya nanti,” lanjut dia.

Dari enam saksi yang dijadwalkan diperiksa sebagai saksi oleh KPK, tiga orang di antaranya adalah anggota DPR-RI yang masih aktif yaitu Agun Gunandjar Sudarsa, Melchias Marcus Mekeng, serta Tamsil Linrung.

Sementara, dua orang lainnya adalah mantan anggota DPR yaitu Marzuki Ali dan dan Djamal Aziz. Satu orang saksi berasal dari pihak swasta yaitu Deniarto Suhartono. Mereka diperiksa sebagai saksi kasus e-KTP untuk tersangka Andi Agustinus (AA) atau Andi Narogong.(kcm/ziz)