KPK Sita Dua Rumah Mewah Panitera PN Jakut

No comment 210 views
Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi yang menjadi tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). KPK hari ini, Selasa (11/10) menyita dua rumah mewah Rohadi di The Royal Residence di Cakung, Jakarta Timur.

Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi yang menjadi tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). KPK hari ini, Selasa (11/10) menyita dua rumah mewah Rohadi di The Royal Residence di Cakung, Jakarta Timur. 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita dua unit rumah berlantai dua milik Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi yang berada di The Royal Residence di Cakung, Jakarta Timur. Aset-aset tersebut ditengarai kuat adalah hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang disangkakan kepada Rohadi.

“Penyidik telah melakukan penyitaan berkaitan dengan sangkaan terhadap tersangka R (Rohadi) yaitu dua rumah berlantai dua di Perumahan The Royal Residence Blok A6 nomor 12 dan di Blok D3 nomor 8 di Cakung, Jakarta Timur,” kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/10).

Diketahui, KPK telah menetapkan Rohadi sebagai tersangka pencucian uang pada 31 Agustus lalu. Penetapan ini merupakan pengembangan penyidikan kasus dugaan suap yang diterima Rohadi dari pedangdut Saipul Jamil serta kasus gratifikasi.

Rohadi diduga telah mentransfer, mengalihkan, mengubah bentuk kekayaannya yang diduga hasil korupsi. Dalam kasus ini, KPK telah menyita belasan kendaraan milik Rohadi, termasuk ambulans. Selain itu, KPK juga berencana menyita rumah sakit milik Rohadi yang diduga berasal dari korupsi. Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Rohadi dijerat KPK dengan Pasal 3 atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (bs/gbi)