KPK Soroti Penunggak Pajak Moge dan Mobil Mewah

oleh
Sejumlah artis pemilik mobil mewah ini diduga menunggak pajak.
Sejumlah artis pemilik mobil mewah ini diduga menunggak pajak kendaraannya.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Banyaknya pemilik kendaraan mewah yang enggan membayar pajak bahkan berupaya mengelabui petugas menjadi sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebab, potensi pendapatan daerah/negara dari pajak kendaraan mewah yang bisa mencapai ratusan miliar rupiah per tahun lenyap.

KPK meminta pemerintah daerah, khususunya DKI Jakarta, yang banyak dihuni pemilik kendaraan mahal memperbaiki tata kelola retribusi dan pajak. “Termasuk, yang namanya moge (Motor Gede) dan mobil-mobil mewah. Apakah semua itu sudah benar-benar bayar pajak?,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Rabu (4/10).

Menurut Basaria, pemda sering kecolongan retribusi dan pajak kendaraan mewah karena tidak memiliki pola penagihan yang strategis dengan mempertimbangkan kemungkinan taktik cara penagihan. Apalagi, lanjut Perwira Bintang Dua Polri ini  menuturkan, para pemilik mobil memiliki banyak cara untuk dapat menghindari membayar pajak.

Karena itu, pihaknya juga meminta kepolisian agar lebih memelototi keluar arus keluar masuk kendaraan mewah di dalam negeri.

“Saya yakin, modus-modus ini Polda sudah tahu. Misal memanfaatkan importir, daerah kepabeanan, ditemukan beberapa mobil mewah yang dipakai si A, tetapi belum atas nama si A (belum balik nama),” tutur Basaria.

Selain itu, orang-orang kaya biasanya lebih suka membeli kendaraan mewah dengan status off the road ketimbang on the road dari diler agar nilai pajak dan retribusinya lebih ringan. Karena memang, selain harga mobil yang dibanderol tinggi, para pemilik juga dihadapkan dengan pajak tahunan yang bisa mencapai ratusan juta atau miliaran rupiah, tergantung pada harganya.

Sebagai contoh, mobil Ferrari 458 GTB dengan harga off the road Rp 10 miliar, maka pajak yang perlu dibayar sebesar Rp 1,1 miliar lebih per tahun.

Diketahui pemilik mobil mewah yang tak mau bayar pajak berasal dari kalangan pejabat dan artis. Pada Rabu (23/8) lalu, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, melakukan operasi dari pintu ke pintu terhadap para pemilik kendaraan mewah.

Baru-baru ini, BPRD DKI mendatangi kediaman sejumlah aktris yang diketahui masih menunggak pajak kendaraan mewah, seperti Raffi Ahmad, Ahmad Dhani, dan Roro Fitria. Operasi ini menyusul adanya 1.700 pemilik kendaraan mewah masih menunggak pajak.

Kepala BPRD DKI, Edi Sumantri mengatakan, tak hanya ke sejumlah artis, pihaknya juga bakal mendatangi sejumlah kediaman pengusaha dan pejabat yang menunggak pajak kendaraan mewah.

“Beragam sebetulnya (yang menunggak pajak kendaraan mewah). Artis tidak terlalu banyak. Jadi, para pengusaha dengan nama perusahaan, para pejabat, para pengacara pun ada. Jadi beragam” kata Edi di Kantornya, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. (vin/mun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *