KPK Sudah Hasilkan Konklusi Kasus RS Sumber Waras

Kantor KPK

Kantor KPK

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KP) memastikan telah mendapatkan konklusi (kesimpulan atas penyelidikan kasus pembelian tanah RS Sumber Waras yang sempat menimbulkan sitegang antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).

Ketua KPK, Agus Rahardjo menyatakan, kesimpulan perkara RS Sumber Waras akan dibeberkan di DPR, Selasa (14/6/2016) hari ini.

“Sumber Waras sudah hampir konklusi. Terus terang tadi ada ekspose mengenai Sumber Waras. Sudah ada konklusinya, di DPR saja lah,” kata Agus.

Agus menambahkan, masih ada satu pihak dari sebuah institusi yang bakal dimintai keterangannya. Mengenai hasilnya, Agus masih enggan membeberkannya.

“Tapi ada lagi satu yang tertunda, mau menanyai satu instansi lagi. Tapi konklusi yang lain sudah. Jadi bisa saja kasus itu tidak memenuhi harapan beberapa pihak tapi memenuhi harapan pihak lain,” ucap Agus.

Seperti diketahui, dalam hasil audit BPK menyebut laporan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2014 mendapatkan opini Wajar dengan Pengecualian (WDP). Salah satu indikasinya, yaitu pengadaan lahan RS Sumber Waras di Jakarta Barat yang dinilai tidak melewati proses pengadaan memadai, sehingga BPK mencatat pembelian lahan merugikan keuangan negara senilai Rp 191 miliar. KPK pun turun tangan dalam perkara ini.

Temuan itu dinilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak berdasar karena terpatok dengan nilai jual obyek pajak (NJOP) 2013. Sedangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membeli lahan pada 2014. Dokumen pelepasan hak lahan dari Yayasan Kesehatan Sumber Waras ditandatangani pada 17 Desember 2014.

Hal ini lah yang menjadi polemik soal audit pembelian lahan RS Sumber Waras antara BPK dengan Ahok kian memanas. Bahkan Ahok menyebut audit BPK ngaco hingga akhirnya menyebabkan kedua belah pihak saling serang dengan argumen masing-masing.(dtc/ziz)