KPK Tangkap Anggota DPRD dan Pejabat Teras Jambi

Asisten III Pemprov Jambi, Saipuddin yang ikut terjaring OTT  tim satgas KPK digiring ke Mapolda Jambi, Selasa (28/11) petang.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Anggota DPRD Jambi dan Asisten III Pemprov Saipuddin, Selasa (28/11). Kasus yang menyagkut kedua orang tersebut masih simpang siur.

KPK sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Jambi ini. Dalam OTT ini tim satgas KPK juga dikabarkan menyita sejumlah uang.

“Benar ada OTT, tapi detailnya nanti Mas Febri (Kabiro Humas KPK) yang akan memberikan update,” ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Selasa (28/11).

Sementara Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, kegiatan tim penyidik KPK disebar di sejumlah lokasi, baik di Jambi dan Jakarta dalam operasi senyap kali ini. Mereka yang diciduk di antaranya anggota DPRD dan pejabat Pemprov Jambi serta pihak swasta.

“Benar ada kegiatan tim penindakan di lapangan. Tim disebar di Jambi dan Jakarta. Sejumlah anggota DPRD, pejabat pemprov dan swasta tertangkap tangan,” jelas Febri.

Sejumah orang yang diamankan dikabarkan telah dibawa menuju gedung KPK, Jakarta. Tetapi, Febri belum mau merinci pihak-pihak yang ditangkap dan jumlah uang yang diamankan.

“Sejumlah uang juga diamankan dalam kegiatan ini, saat ini masih dihitung jumlahnya,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Jambi, Syahbandar mengatakan ada tiga orang anggota dewan yang ditangkap dan seorang pejabat pemprov. Ia mengungkapkan ketiga koleganya yang ditangkap adalah anggota badan anggaran yakni, Wiwid Ishawara, Supriyono dan satu orang lagi dia belum mengetahui.

“Ada tiga orang dari dewan. Semuanya dari banggar. Dan satu orang dari instansi luar,” ujarnya saat dihubungi via telepon seluler, Selasa (28/11).

Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston mengatakan pihaknya memperoleh informasi dari Kapolda Jambi ihwal penangkapan anggota dewan. “Saya dapat informasi dari Kapolda ada OTT anggota dewan, cuma siapa orangnya saya belum mendapat informasi,” kata Cornelis.

Pantauan di Mapolda Jambi sekitar pukul 16.00 WIB, beberapa petugas KPK terlihat menggiring pejabat Pemprov Jambi atas nama Saipuddin yang menjabat sebagai Asisten III Pemprov Jambi memasuki ruang penyidik. Saipuddin terlihat mengenakan kaos berkerah dan celana dinas PNS, terlihat juga bersamaan petugas KPK membawa diduga berkas dalam kantong plastik hitam. (rep/nad)