KPK Tetapkan Ketua Komisi A DPRD Kebumen Sebagai Tersangka

B

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat membacakan penetapan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Kabupaten Kebumen.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Komisi A DPRD Kebumen, Yudhi Tri H (YTH) dan seorang PNS di Disbudpar Kebumen bernama Sigit Widodo (SGW) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menjelaskan, penetapan dua tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaam dan melalukan gelar perkara. Enam orang diringkus dalam OTT, namun penyidik baru menetapkan dua orang sebagai tersangka.

Ini merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan Satgas KPK di sejumlah tempat di Kebumen pada Sabtu 15 Oktober 2016.

“Setelah pemeriksaan 24 jam dan gelar perkaara diputuskan meningkatkan status penetapan dua tersangka terhdap saudara SGW sebagai PNS di Dinas Pariwisata, kemudian YTH, Ketua Komisi A DPRD Kebumen,” ujar Basaria dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (16/10/2016).

Sementara empat orang lainnya hingga kini masih berstatus sebagai saksi dan masih menjalani pemeriksaan penyidik KPK. Keenam orang itu adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen Andi Pandowo, dua anggota DPRD Kabupaten Kebumen; Dian Lestari dan Hartono, serta Salim, pihak swasta yang merupakan anak perusahaan dari Otoda Sukses Mandiri Abadi (OSMA) Group.

“Empat orang lainnya, yang turut bersama tersangka dibawa ke sini, sampai saat ini empat masih berstatus saksi,” ujar Basaria. (okz/gbi)

Tags: