KPU Tak Permasalahkan Pertemuan Jokowi dan Petinggi Parpol di Istana

oleh
Presiden Joko Widodo menyambut kunjungan , Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie (dua dari kanan) dan pengurusnya di Istana Negara beberapa waktu lalu.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan dengan beberapa petinggi partai politik membahas pencalonan di Pilpres 2019 di Istana Negara menuai kiritk dan gugatan sejumlah pihak. Namun Komisi Pemilihan Umum melihat tidak ada aturan yang dilanggar presiden dalam pertemuan itu.

Parpol yang menemui Presiden Jokowi di Istana Negara di antaranya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Perindo. Dalam agenda politik itu, Jokowi dinilai memanfaatkan jabatan dan fasilitas negara (Istana) untuk kepentingan Pilpres 2019.

Tetapi bagi Ketua KPU Arief Budiman, tidak ada yang perlu dipermasalahkan dalam pertemuan Jokowi dengan PSI dan Perindo. Pasalnya, tidak ada aturan yang melarang terjadinya pertemuan tersebut.

“Gak nanggapin. Enggak ada aturan itu. Siapa mau makan? Siapa bebas aja. Berhak saja siapapun (bertemu),” kata Ariefa di Kantor KPU RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga menjelaskan dalam pertemuan tersebut tidak membahas soal politik praktis. Pramono menekankan partai datang ke Istana ingin bertemu dan menyatakan dukungan ke Jokowi.

“Pertemuan itu adalah lebih pada silaturahmi. Enggak ada hal yang berkaitan dengan pembahasan politik praktis,” kata Pramono, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/2).

Dia menjelaskan, pada pertemuan dengan beberapa partai di Istana adalah pembahasan terkait perkenalan diri. Serta memberikan dukungan ke Jokowi.

“Tetapi Presiden sama sekali tidak ikut dalam persoalan pembahasan yang bersifat politik atau konsolidasi atau apapun. Dan itu diberlakukan sama dengan semuanya,” ungkapnya. (med/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *