Kuasai Golkar, Setya Novanto Pangkasi Posisi Strategis Kepengurusan

Setya-NovantoGLOBALINDO.CO, JAKARTA – Setelah berhasil menguasai Partai Golkar sebagai ketua umum (Ketum) dalam ajang Munaslub beberapa waktu lalu di Bali, Setya Novanto langsung membuat gebrakan dengan memangkas sejumlah posisi strategis di kepengurusan partai beringin.

“Jumlah anggota kepengurusan sudah ditentukan di AD/ART. Maksimal 157 orang, Kalau dulu sampai 375 orang,” kata Ketua Harian Golkar, Nurdin Halid, Kamis (19/5/2016).

Ketum boleh mengurangi jumlahnya tapi tidak boleh menambah. Ada alasan tersendiri mengapa jumlah pengurus kini cuma sedikit.

“Dengan kepengurusan yang ramping, ini akan menciptakan efektivitas kerja. Kaderisasi berjalan, tidak ada pengurus yang lompat pagar,” ujarnya.

Sebelumnya, Golkar memiliki cukup banyak Waketum. Sekarang, jabatan itu dihapuskan. Para mantan Caketum pun akan diberi posisi khusus.

“Dalam struktur baru tidak ada Waketum. (Mantan caketum) bisa di dewan pembina atau dewan pakar,” kata Nurdin Halid.

Untuk diketahui, tim formatur kepengurusan akan mengadakan rapat pada Sabtu (21/5/2016) mendatang. Rencananya, penyusunan pengurus selesai dalam waktu 15 hari.(dtc/ziz)