Kunjungan Wisatawan Manca Mlempem, Jokowi Ancam Copot Menpar

oleh
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan). Jokowi mengancam akan mencopot Arief dari jabatannya jika tak mampu mencapai target meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanayk 9 juta orang hingga 20 juta orang di tahun 2019.
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan). Jokowi mengancam akan mencopot Arief dari jabatannya jika tak mampu mencapai target meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanayk 9 juta orang hingga 20 juta orang di tahun 2019.
Ultimatum Pemecatan: Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan). Jokowi mengancam akan mencopot Arief dari jabatannya jika tak mampu mencapai target meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanayk 9 juta orang hingga 20 juta orang di tahun 2019.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA –  Presiden Joko Widodo mengultimatum Menteri Pariwisata Arief Yahya. Presiden akan mencopot Arief dari jabatannya jika tidak berhasil memenuhi target kunjungan wisatawan ke tanah air.

Presiden menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 9 juta orang dan sampai tahun 2019 harus meningkat dua kali lipat menjadi 20 juta orang. Target tersebut menurut Jokowi tidak muluk mengingat potensi pariwisata di Indonesia sangat besar.

“Saya kira dengan pengembangan pariwisata ini kita harapkan 2019 target saya kepada Menpar, dari tahun lalu hanya 9 juta wisatawan ke Indonesia, saya targetkan 2019 harus sudah mencapai 2 kali lipat, yaitu lebih dari 20 juta,” ucap Jokowi saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Jakarta, Kamis (1/12).

Jokowi mengemukakan, meningkatnya jumlah wisatawan ke Indonesia akan membuka pintu lebar bagi investor asing untuk menanamkan asetnya di bidang pariwisata di Indonesia.

“Artinya juga akan masuk ke sisi properti karena yang datang banyak juga pemilik hotel, properti besar,” ucap Jokowi.

Pemerintah, lanjut Jokowi, sedang mengembangkan 10 destinasi wisata baru, baik yang berada di Danau Toba, Wakatobi, Pulau Komodo, Labuan Bajo, Mandalika, maupun Nusa Tenggara Timur.

Jokowi merasa iri dengan bisnis pariwisata di negeri jiran seperti Malaysia dan Thailand yang terus maju.  Malaysia, lanjutnya, saat ini sudah didatangi 24 juta wisatawan mancanegara tiap tahunnya. Adapun Thailand sudah mencapai 29 juta wisatawan.

“Padahal, destinasi, lokasi wisata kita, jauh lebih baik dan banyak, tetapi hanya 9 juta. Target saya ke Menpar 20 juta. Kalau enggak ketemu 20 juta, ya dicopot,” ucap Jokowi.

Salah satu destiny wisata di Bali yang pernah menjadi primadona para wisatawan mancanegara terus, mulai mengalami penurunan pengunjung dalam beberpaa tahun terakhir.
Merosot: Salah satu destiny wisata di Bali yang pernah menjadi primadona para wisatawan mancanegara terus, mulai mengalami penurunan pengunjung dalam beberpaa tahun terakhir.

Menanggapi ultimatum Presiden itu, Menpar Arif malah terlihat sumringah. Arif tak mempermasalahkan ancaman tersebut, sebab ia yakin target yang ditetapkan itu akan tercapai.

“Nih, responsnya tertawa bahagia,” kata Arif, dengan raut muka ceria, saat ditemui awak media di Hotel Bidakara, Kamis (1 /12).

Arif mengaku optimistis target jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia akan tercapai sebesar 20 juta orang hingga 2019. Sedangkan untuk 2016, target jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia akan tercapai 12 juta, atau sesuai dengan target pemerintah.

“Tahun ini kan 12 juta (target jumlah wisatawan) akan tercapai, optimis,” tambah dia.

Sementara itu, untuk 2017, ia mengatakan akan melakukan kerja ekstra keras untuk mencapai target ditetapkan sebanyak 15 juta wisatawan. Sebab, pertumbuhannya harus lebih besar ketimbang tahun sebelumnya.

“Tahun depan harus mencapai (target) 15 juta memang berat, jadi harus ada growth 25 persen. Karenanya, kita harus kerja lebih cerdas lagi lah di tahun depan,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada Oktober 2016, wisatawan yang tercatat melalui sistem adminstrasi di Indonesia mencapai 1,47 juta kunjungan, atau naik 3,38 persen dibandingkan bulan lalu yang tercatat sebesar 1,06 juta.

Kunjungan wisatawan mancanegara melalui 19 pintu utama mencapai 939.877 kunjungan. Sedangkan kunjungan wisatawan yang melancong di luar 19 pintu utama, tercatat hanya sebesar 100.774 kunjungan. Sedangkan yang melancong melalui pos lintas batas dan lainnnya, masing-masing 33.591 kunjungan dan 67.183 kunjungan. (lpn/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *