Kunjungi DPRD Surabaya, Ini Harapan Dubes Kroasia

Ketua DPRD Surabaya, Armuji saat menerima delegasi Republik Kroasia di ruang kerjanya.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Anggota DPRD Kota Surabaya, hari ini kedatangan tamu istimewa. Sejumlah delegasi dari Republik Kroasia bersama Duta Besar Kroasia untuk Indonesia, Drazen Margeta berkunjung ke gedung legislatif yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Senin (11/10/2017).

Drazen Margeta tiba di gedung DPRD Surabaya pada pukul 10.00 WIB. Kedatangan Drazen disambut langsung oleh Ketua DPRD Armuji bersama anggota dewan lainya.

Sesampainya di gedung dewan, Drazen Margeta bersama sejumlah delegasi lain dari Kroasia langsung diterima di ruang kerja DPRD Surabaya. Mereka menggelar pertemuan selama kurang lebih setengah jam.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kedatangannya, dan ini memang yang pertama kali kami mendapatkan tamu dari luar negeri dengan penyambutan resmi,” ucap Armuji kepada para tamu saat berada di ruang kerjanya.

Sebaliknya, Drazen Margeta Duta Besar Kroasia juga menyambut baik pernyataan dari ketua DPRD Surabaya yang telah menerima dengan berbagai ceremonial.

Drazen Margeta menjelaskan, kunjungan balasan kali ini karena ingin menjalin kerjasama sister city, sekaligus belajar menghadapi berita-berita hoax di internet.

“Khususnya untuk proteksi keamanan jaringan siber, karena dengan demikian bisa milindungi jaringan siber Indonesia dari ulah orang orang yang tidak baik,” ujar Drazen Margeta.

Dalam kesempatan itu, Drazen Margeta juga merasa kagum dengan kondisi Kota Surabaya sejak berada di Bandara Juanda. Drazen menilai kondisi Surabaya lebih baik dibandingkan Ibu Kota Jakarta.

Menurutnya, secara SDM Indonesia sangat memungkinkan menerima transformasi teknologi siber. Buktinya salah satu Mahasiswa asal Universitas Narotama bisa menjadi siswa terbaik di kroasia.

Untuk semakin merekatkan hubungan bilateral, dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 21/10/2017, delegasi lain asal Kroasia juga bakal datang ke Indonesia.

Sementara Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menambahkan era digital saat ini sudah tidak bisa dihindari. Bahkan di kota pahlawan anak-anak muda sudah dilatih dunia digital melalui Broadband Learning Center (BLC).

“Siapapun warga bisa belajar di sana,” ujar Risma.

Risma menegaskan, memasuki era digital mau tidak mau masyarakat harus mengikuti perkembangannya. Sebagai bukti keseriusan pemerintah kota dalam menyiapkan SDM warganya, akhirnya didirikan BLC di beberapa lokasi di Surabaya. (bmb/gbi)