Kurangi Emisi, PNS di Surabaya Wajib Gowes Setiap Jumat Akhir Bulan

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat keliling kota sambil mengendarai sepeda onthel.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya kembali membuat gebrakan. Kali ini pemerintah kota bakal mewajibkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke kantor dengan menggunakan sepeda onthel alias gowes setiap hari Jumat.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya M Fikser menuturkan, tujuan utama aturan baru tersebut adalah untuk mengurangi tingkat emisi kota Surabaya. Gebrakan baru itu rencananya bakal dimulai pada Jumat (29/9/2017).

“Tidak boleh ada yang menggunakan kendaraan bermotor hingga ke tempat kerja di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya,” ujar Fikser, Kamis (21/9/2017).

Menurut Fikser, aturan ini sudah dimatangkan oleh Pemkot Surabaya. Bahkan tim Pemkot sudah melakukan rapat terkait teknis pelaksanaan program gowes di lingkungan PNS ini.

“Surat edarannya kini sedang disiapkan untuk disebar ke seluruh instansi di Pemkot Surabaya. Bahwa semua PNS mulai Jumat depan harus gowes ke kantor, yaitu setiap jumat di pekan terakhir setiap bulan,” kata Fikser.

Pejabat asal Papua ini menyebutkan, kewajiban menggunakan sepeda onthel ini merupakan arahan langsung dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Risma juga akan berangkat dari rumah menggunakan sepeda roda dua dari rumahnya di kawasan Wiyung menuju kantornya di Balaikota Surabaya.

“Sosialisasi secara lisan sudah dilakukan. Tinggal surat edarannya akan segera diedarkan. Aturan ini berlaku untuk semua PNS,” kata Fikser.

PNS dibolehkan untuk mengenakan pakaian olahraga berbahan kaos saat berangkat. Lalu diberi kesempatan berganti pakaian saat sampai di wilayah kantornya.

“Ini pertama kalinya di Indonesia. Semangatnya adalah mengurangi emisi dan polusi di Kota Surabaya, yang dimulai dari PNS. Harapannya nanti bisa diikuti oleh swasta juga,” imbuhnya.

Sementara bagi PNS yang tinggal di luar Surabaya, juga dilarang menggunakan kendaraan pribadi menuju kantor. Begitu masuk Surabaya, kendaraan pribadinya harus dititipkan ke gedung parkir.

Demi mendukung program tersebut, lanjutnya, kawasan Jalan Sedap Malam, Taman Surya, dan Jalan Jimerto akan disterilkan. Tidak boleh ada kendaraan bermotor yang lewat sebagaimana saat dilaksanakan car free day.

Kendaraan teknis dan operasional juga akan dialihkan untuk parkir di tempat lain, dan area parkir hanya dibolehkan untuk meletakkan sepeda gowes para PNS.

“Kita tadi sudah rapatkan teknisnya bersama asisten dua. Termasuk siapa yang akan menjaga parkir, letak parkirnya dimana, kami juga akan libatnya Danrem dan kepolisian,” pungkas Fikser. (bmb/gbi)