Lakukan Penipuan, Billy Terancam 5 Tahun Penjara

oleh

 

Billy saat menjalani persidangan di PN Surabaya.

GLOBALINDO.COSURABAYA – Sidang perkara penipuan yang menjerat terdakwa Galih Suryo Lesmono alias Billy warga Perum Graha Sunan Ampel, Wiyung, Surabaya kembali digelar. Dalam sidang hari ini, Jaksa Penuntut Umum Kejari Tanjung Perak mendatangkan saksi korban untuk dimintai keterangan di hadapan majlis hakim.

Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim, saksi Rustam mengatakan jika terdakwa pada tanggal 17 Maret 2017 bertempat di warung kopi di Jalan Gemol Kali 1 no. 56 Wiyung A Surabaya memberikan penawaran permasalahan hukum yang menjerat adik saksi korban.

Dalam pertemuan itu, terdakwa mengaku sebagai Lawyer Komnas PKPU dimana terdakwa mengatakan jika dapat menyelesaikan permasalahan hukum atas perkara hukum yang menimpa adik saksi korban.

“Pada awalnya saya dimintai uang Rp. 250 juta, tapi saya hanya bisa membayar Rp. 150juta” ujar saksi korban dihadapan majelis hakim.

Rustam menambahkan jika uang Rp. 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah) ia bayar secara berangsur sejak bulan Maret 2017 sampai bulan April 2017 dengan cara di transfer.

Angsuran tersebut dikirimkan melalui nomor rekening BCA A/N Galih Suryo Lesmono dan nomor rekening istri terdakwa A/N Ketryn Nisya Agustin dengan total keseluruhan Rp. 154.000.000.

“Pada akhirnya terdakwa mengembalikan Rp. 4 juta, jadi total keseluruhan Rp. 150 juta” tambahnya.

Menanggapi keterangan saksi korban, terdakwa Galih Suryo Lesmono membenarkan jika keterangan saksi korban itu benar.

Dari uang yang sudah dibayar oleh saksi korban, terdakwa tidak bisa menepati kesepakan untuk membantu permasalahan hukum keluarganya tersebut. Akan tetapi, uang hasil tersebut Ia gunakan untuk kebutuhan pribadi.

Alhasil saksi korban Rustam telah dirugikan terdakwa sebesar Rp. 150.000.000 dan sampai proses persidangan ini bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya, pihak terdakwa belum ada itikad baik untuk mengembalikan uang tersebut.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana yang diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 tentang penipuan, terdakwa terancam hukuman 5 tahun penjara. (Ady/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *