Letusan Gunung Agung, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Ditutup

by
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

GLOBALINDO.CO, BALI – Status awas yang disematkan pada Gunung Agung membuat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali ditutup, Senin (27/11/2017). Akibatnya, beberapa penerbangan terpaksa dibatalkan.

Sedikitnya 4 penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Boyolali dibatalkan akibat letusan Gunung Agung. Empat penerbangan ini dari, menuju dan melintasi Bali. Satu di antaranya penerbangan dari Adi Soemarmo menuju Denpasar, tiga lainnya merupakan penerbangan menuju Solo.

Penerbangan dari Solo yang terdampak yakni maskapai Lion Air JT 924. Rencananya pesawat tersebut akan terbang pukul 06.00 WIB menuju ke Kupang (KOE).

(Baca Juga: 70.000 Wisatawan Batal ke Bali Karena Status Gunung Agung)

“Lalu ada Wings Air IW 1859 dari Lombok menuju Solo, Lion Air JT 561 dari Denpasar ke Solo, dan Air Asia XT 8454 jurusan Denpasar-Solo-Denpasar,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman.

Dalam 4 penerbangan tersebut, terdata sebanyak 766 penumpang yang batal terbang. Pihak maskapai memberikan pilihan penggantian uang maupun penjadwalan ulang.

“Bagi penumpang mau kembali uang bisa, atau dijadwalkan ulang. Namun sampai kapan (operasional bandara Ngurah Rai akan ditutup) kita belum bisa dipastikan, sampai nanti Gunung Agung tidak erupsi,” ujarnya.

Sementara itu, Bandara Adi Soemarmo juga bersiaga menerima pengalihan penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Agung.

“Bandara Adi Soemarmo Solo dalam menghadapi dampak letusan Gunung Agung mendapat perintah untuk menstandbykan bandara sebagai pengganti apabila Lombok dan Denpasar ditutup,” pungkasnya.

Selain itu, Bandara Adisutjipto Yogyakarta juga terpaksa membatalkan 3 jadwal penerbangan menuju Denpasar, Bali hari ini. Hal itu buntut keputusan otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar yang menutup operasional bandara hingga Selasa (28/11/2017) besok.

“Untuk Senin hari ini, update pukul 08.30 WIB ada delapan jadwal keberangkatan dan kedatangan dari Yogya-Denpasar. Seluruhnya dicancel,” kata Communication and Legal Section Head Bandara Adisutjipto, Liza Anindya Rahmadiana.

Delapan jadwal penerbangan tersebut terdiri dari rute Denpasar-Yogyakarta sebanyak 5 penerbangan yakni GA 251 – 07.40 WIB, GA 253 – 15.30 WIB, GA 255 – 19.45 WIB, JT 569 – 10.40 WIB, QZ 8440 – 07.50 WIB.

Sedangkan 3 penerbangan rute Yogyakarta-Denpasar yang dibatalkan yakni GA 250 – 08.25 WIB, GA 252 – 16.15 WIB, QZ 8441 – 08.15 WIB.

Menurut Liza, pembatalan penerbangan tak bisa dihindari karena Bandara I Gusti Ngurah Rai telah terdampak abu vulkanik letusan Gunung Agung dan sangat membahayakan bagi keselamatan penerbangan.

“Kita masih akan terus memonitor, sampai kapan penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai,” jelasnya.

Untuk sementara ini, lanjutnya, pihak Bandara Adisutjipto tengah menyiapkan optimalisasi parking stand yang ada untuk menampung pesawat yang akan terbang menuju Denpasar ataupun apabila ada divert flight (dialihkan).

Untuk informasi, sesuai Notam A4242/17 Bandara I Gusti Ngurah Rai dinyatakan closed dari jam 07.15 WITA tanggal 27 November sampai dengan tanggal 28 November pukul 07.00 WITA.(dtc/ziz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *