Logo Parpol Baru Tak Terpampang di Surat Suara Pilpres, Ini Alasannya

oleh
Inilah logo 4 partai politik baru peserta Pemilu 2019.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Logo partai politik baru peserta Pemilu 2019 tak bisa terpampang dalam surat suara Pilpres 2019. Alasannya, hal itu sesuai Undang-Undang Pemilu No 7/2017, logo partai politik baru tak masuk dalam surat suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Berdasarkan UU tersebut, desain surat suara hanya meliputi nama calon, foto calon, nomor urut calon, dan logo partai politik pengusung. Untuk mengakomodir permasalahan ini, KPU akan mengaturnya dalam rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang norma, standar prosedur, kebutuhan pengadaan, dan pendistribusian perlengkapan penyelenggara pemilu.

“Jadi di UU itu menyebutkan eksplisit. Desain surat suara itu berisi nomor urut, foto calon, nama termasuk logo partai pengusung,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Jumat (6/4).

Menurut Arief, hanya partai politik pengusung calon presiden dan calon wakil presiden yang berhak dicantumkan logo partainya dalam surat suara. “Jelas di situ (UU), siapa yang bisa masuk kategori partai pengusung maka dicantumkan,” kata Arief.

Komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan, dalam UU hanya disebut partai politik yang mengusulkan capres dan cawapres yang logonya dicantumkan dalam surat suara. Adapun, pada UU Pemilu juga tidak menyebutkan partai politik baru atau partai politik lama.

“Bukan masalah partai baru atau tidak, tapi dia (parpol) mengusulkan atau tidak. Rujukannya di Pasal 222 UU Pemilu,” ujar Hasyim.

Mengacu pada UU tersebut, KPU tak memasukkan logo partai baru dalam surat suara, meski ikut mendukung capres dan cawapres tertentu. “Kami mengacu UU. Partai baru kan belum punya suara. Jadi belum bisa dimasukkan dalam surat suara,” kata Hasyim. (kom/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *