LPG 3 Kg Langka, Pemerintah Dorong Masyarkaat Beralih ke Bright Gas

Bright Gas 5,5 Kg.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Kelangkaan tabung gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) 3 kg  di sejumlah daerah dalam sepakan terakhir membuat masyarakat resah. Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah mendorong masyarakat segera beralih penggunaan bahan bakar dan menukarkan tabung elpiji 3 kg  dengan bright gas tabung 5,5 kg.

Kelangkaan ini terjadi imbas hasil rapat  Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM dengan para agen dan Dinas Perdagangan tentang sosialisasi pengendalian penggunaan LPG 3 Kg. Dalam rapat tersebut dipaparkan, subsidi LPG 3 kg secara nasional mengalami penurunan tajam dari 7,096 juta Megaton (MT) menjadi 6,119 juta MT.

Hal ini sesuai pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBN) Perubahan. Tetapi Pertamina membantah telah mengurangi stok LPG 3 kg. Pertamina hanya menyalurkan elpiji 3 kg sesuai kuota yang ditentukan oleh Pemerintah.

Kepala Bidang Pengelolaan Energi Listrik, Minyak, dan Gas Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Edward Napitupulu menyarankan masyarakat untuk beralih menggunakan tabung gas 3 Kg bersubsidi menjadi bright gas 5,5 Kg. Guna meningkatkan minat masyarakat, para agen di wilayah Jakarta mengadakan program untuk menukarkan tabung gas 3 kg menjadi bright gas 5,5 kg.

“Tujuan program ini adalah agar masyarakat yang mampu beralih ke Bright Gas yang 5,5 Kg dan beralih ke tabung yang 3 Kg yang non subsidi,” ujar Edward.

Ia mengharapkan program tersbut bisa meningkatkan minat masyarakat agar bisa beralih ke bright gas, lantaran tabung 3 Kg diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Karena peruntukkan gas melon 3 Kg ini barang subsidi yang peruntukkannya adalah untuk masyarakat kurang mampu dan untuk UMKM atau industri kecil. Namun, sering kita jumpai di tengah-tengah masyarakat yang sudah mampu menggunakan gas melon. Ini begitu juga restoran atau pengusaha yang sudah menengah besar masih menggunakan tabung 3 Kg yang disubsidi pemerintah ini. Diharapkan mereka beralih ke elpiji non subsidi,” ujarnya.

Harga isi ulang 1 tabung bright gas 5,5 Kg berkisar antara Rp 65.000 sampai 70.000. Sedangkan tabung 12 Kg berkisar Rp 140.000 sampai 150.000.

“Penukaran sudah dimulai sebelum lebaran dan sampai sekarang masih bisa ditukar di agen. Meski paket di setiap agen berbeda, harganya mayoritas sama,” tutur Edward. (war/mun)

Berikut 4 cara penukaran LPG 3 Kg dengan Bright Gas 5,5 Kg:

– 2 tabung gas 3 Kg yang kosong, bisa ditukarkan 1 bright gas 5,5 Kg (isi) seharga Rp 100.000,

– 1 tabung gas 12 kg yang kosong, bisa ditukarkan 1 bright gas 5,5 Kg (isi), hanya membayar harga refill,

– 1 tabung gas 3 Kg yang kosong, bisa ditukarkan 1 bright gas 5,5 Kg (isi) seharga Rp 210.000,

– Membeli tabung baru bright gas 5,5 Kg (isi), seharga Rp 330.000.