Luhut Bantah Perusahaannya Tersandung Panama Pappers

GLOBALINDO.CO, JAKARTA ā€“ Menteri Koordinator Politik Hukum dan Kemananan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan membantah dibilang sebagai pengemplang pajak.

Saat dikonfirmasi ke Luhut langsung, ia pun membantah memiliki perusahaan PT Buana Inti Energi dan PT Persada Inti Energi. Sebab dalam dokumen Panama Papers, perusahaan Mayfair International Ltd dilaporkan sahamnya dimiliki oleh PT Buana Inti Energi dan PT Persada Inti Energi.

Dia mengaku perusahaan yang dimilikinya adalah PT Toba Sejahtera. Sedangkan PT Buana Inti Energi dan PT Persada Inti Energi dirinya tidak mengetahui siapa pemiliknya.

“Toba sejahtera memang perusahaan saya. Persada itu saya tidak tahu,” ujar Luhut di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Ia mengaku, dirinya dengan perusahaan yang dimilikinya taat membayar pajak. Luhut menuturkan, ini terbukti pada tahun 2014, salah satu perusahaan batu bara miliknya di Kalimantan pernah mendapatkan penghargaan dari kantor pajak sebagai perusahaan yang taat membayar pajak.

“Kami mendapatkan penghargaan dari kantor pajak sebagai wajib pajak dengan peningkatan pembayaran pajak tertinggi, padahal harga batu bara saat itu sedang mengalami penurunan,” pungkasnya.(okz/gbi)