Lumajang-Malang Diguncang Gempa Hingga 8 Kali

Ilustrasi gempa bumi di Jatim.

GLOBALINDO.CO, MALANG – Wilayah Jawa Timur, khususnya di Tapal Kuda hingga Malang Raya diguncang gempa bumi berkekuatan 4,9 skala richter. Guncangan gempa bumi bahkan terasa hingga 8 kali.

Kepala BMKG Karangkates, Kabupaten Malang, Musripan mengatakan, gempa tektonik awal terjadi pada Rabu (25/10/2017) dengan kekuatan 4,9 SR. Saat itu, pusat gempa berada di laut 167 km barat daya Lumajang.

Gempa susulan berlanjut hingga sebanyak tujuh kali. Pusat gempa terletak pada koordinat 9.59 LS, dan 112.88 BT (167 Km Barat Daya Lumajang-Jatim) di kedalaman 10 km. Gempa bisa dirasakan hingga daerah Gumukmas, Kabupaten Jember dan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

(Baca Juga: Jember Diguncang Gempa Bumi 4,4 Skala Richter)

“Gempa awal Rabu kemarin, terus berlanjut hingga Kamis dini hari dan pagi ini. Namun skalanya kecil yang terjadi di wilayah Malang dan bisa dirasakan daerah sekitarnya,” kata Musripan, Kamis (26/10/2017).

Gempa terakhir terjadi pukul 08.00 WIB pagi tadi.

“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai, diimbau agar tidak terpancing isu. Sebab, gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi Tsunami,” tegas Musripan.

Menurut dia, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar lempeng. Dalam hal ini sesar atau lempeng Indo Australia menyusup ke bawah lempeng Eurasia dan terjadi deformasi batuan hingga memicu terjadinya gempa bumi.

Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 23.35.37 WIB dengan kekuatan M=4.9 SR dengan episenter dampak dan makroseismik.

Peta tingkat goncangan(shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa goncangan lemah, dirasakan di daerah Gumukmas Jember,Tempursari Lumajang dalam skala intensitas I Sig-BMKG atau II MMI. Di daerah ini goncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang.

Sementara BPBD Kabupaten Malang belum menerima laporan adanya dampak gempa bumi terjadi beruntun sejak dini hari.(dtc/ziz)

Tags: