Madonna Beri Pernyataan Politik Emansipasi Lewat Busana

madonnaGLOBALINDO.CO, SURABAYA – Madonna, penyanyi eksentrik yang sudah cukup lanjut usia tampil menarik perhatian saat menghadiri Met Gala 2016. Madonna hadir dengan gaun terbuka yang memertontonkan bagian bokong dan payudaranya.

Pada acara amal Met Gala 2016 yang digelar di Metropolitan Museum of Art’s Costume Institute, New York, Senin (2/5/2016) lalu itu, penyanyi 57 tahun ini memakai koleksi Riccardo Tisci untuk Givenchy. Di balik outer panjang berbahan renda, menampilkan korset dengan payudara terekspos dan hanya tertutup stiker puting. Ditambah bokong mengintip di sela-sela ornamen material lace.

Penampilan Madonna yang sangat terbuka ini menjadi perbincangan. Tapi bukan pujian yang datang untuknya, melainkan kritikan dan cibiran. Pengguna media sosial menyebut pelantun “Material Girl” ini sudah putus asa karena kalah pamor dengan penyanyi muda sehingga berusaha menarik perhatian dengan memakai busana yang mengekspos tubuhnya. Ada juga yang mengatakan gaya sang penyanyi ‘menjijikkan’.

Segala kritikan tersebut dijawab Madonna melalui Instagramnya. Madonna mengunggah foto dirinya berpose selfie di dalam mobil yang pencahayaannya minim. Tulisan panjang pun dibuatnya pada keterangan foto.

Dalam pernyataan yang diunggahnya ke Instagram, Rabu (4/5/2016) itu, Madonna mengatakan busana yang dipakainya ke Met Gala merupakan sebuah pernyataan politik. Dia menyuarakan betapa sekarang ini hak seorang wanita untuk mengekspresikan diri, termasuk dalam urusan berpakaian, masih dalam masa kegelapan.

“We have fought and continue to fight for civil rights and gay rights around the world. When it comes to Women’s rights we are still in the dark ages. My dress at the Met Ball was a political statement as well as a fashion statement,” begitu tulis penyanyi yang berkarier sejak tahun 80-an itu.

Madonna merasa wanita seharusnya tidak mendapat penilaian buruk hanya dengan melihat cara mereka berpakaian. Oleh karena itulah dia pada Met Gala 2016 kemarin berani mengambil risiko tampil terbuka untuk menyuarakan pendapatnya itu.

“Thats how we change history. If you have a problem with the way I dress it is simply a reflection of your prejudice,” tulisnya lagi.

Pada akhir tulisannya, Madonna mengajak pengikutnya di Instagram untuk sama-sama berjuang dengannya agar kesetaraan gender bisa tercapai. Dan ajakan penyanyi senior itu mendapat sambutan beragam dari pengikutnya. Pada halaman komentar terlihat ada yang setuju, ada juga yang tetap mengkritiknya.

Seorang pengguna Instagram menuliskan ada cara yang lebih baik ketimbang mengenakan busana terbuka ketika ingin memperjuangkan kesetaraan gender.

“There’s a much better way to make a statement about the power of female expression than dressing like that, and as a woman I find it offensive that this is how you “fight” gender inequality,” tulis pemilik akun bernama veranon.(dtc/ziz)