Mangkir Diperiksa KPK, Setya Novanto Setara Presiden

oleh
Ketua DPR Setya Novanto.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto kembali mangkir dari pemeriksaan KPK. Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi menyebut wajar Setya Novanto mangkir lantaran posisinya yang setara presiden dengan banyaknya tugas negara.

“Beliau kan lagi tugas negara, mana mungkin ada waktu,” kata Fredrich, Senin (30/10/2017).

Fredrich tak merinci tugas negara yang dimaksudnya. Fredrich menyebut KPK harus menghormati itu.

“Itu kan saya kan nggak bisa nanya dong (bertugas di mana). Beliau kan kedudukannya sebagai apa. Beliau kan setara dengan presiden gitu lah. Saya rasa semua pihak harus menghormati. Beliau kan lagi ada tugas negara,” kata Fredrich.

(Baca Juga: Setya Novanto Mangkir Kedua Kalinya Sebagai Saksi Sidang e-KTP)

Menurut Fredrich, absennya Setya Novanto sudah dikabarkan ke KPK. Ada surat resmi yang dikirim dari pihak Kesetjenan DPR terkait absennya Setya Novanto.

“Sudah resmi. (Surat) Resmi dari Kesetjenan DPR sudah kirim surat,” kata Fredrich.

Sementara itu, Biro Pimpinan Kesekjenan DPR, Hani Tahaptari masih akan mengecek apakah pemberitahuan itu sudah dikirim. Sebab dia sendiri baru tahu.

“Saya cek dulu. Saya saja baru tahu (kalau dipanggil). Soal datang apa nggaknya apalagi,” ujar Hani.

Setya Novanto sedianya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo. Terkait statusnya sebagai saksi ini dia sudah dicegah bepergian ke luar negeri dari Oktober 2017 hingga April 2018.

Ini adalah kesekian kalinya Novanto absen dari pemeriksaan. Sebelumnya juga dia tidak pernah hadir sebagai saksi dalam 2 kali pemanggilan oleh jaksa KPK dalam kapasitas Novanto sebagai saksi terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, semenjak dia lolos jerat tersangka e-KTP 29 September silam.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *