Mangrove Wonorejo Akan Dijadikan Kebun Raya Khusus Mangrove Pertama di Asia Tenggara

oleh
Dubes AS Joseph R Donovan Jr saat diajak Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ke wisata konservasi mangrove Wonorejo.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, berencana menjadikan wisata mangrove Wonorejo, menjadi Kebun Raya Mangrove (KRM). Rencana itu merupakan bagian dari rencana pengembangan konservasi di kawasan wisata tersebut.

Ditemui di ruang kerjanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, pengembangan KRM sudah dibahas dengan tim dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Nantinya, tim dari Jakarta yang akan membantu untuk penyelesaian KRM yang diperkirakan lebih dari satu tahun,” ujar Tri Rismaharini, Selasa (16/1/2018).

Menurut Risma, untuk mewujudkan KRM lahan yang dibutuhkan mencapai 200 hektar. Sedangkan lahan yang ada sekarang baru sekitar 50 hektar.

“Jika terealisasi KRM diperkirakan akan menjadi kebun raya khusus mangrove pertama di Asia Tenggara,” jelasnya.

Risma menambahkan, saat ini wisata mangrove yang ada memang dikemas untuk menjadi wadah tanaman mangrove alami. Sehingga tanaman yang muncul tersebut muncul tanpa penataan.

“Beda dengan konsep KRM yang kita bangun dan kelola nantinya,” ujar wali kota dua periode ini.

Selain sebagai lahan konservasi, KRM juga akan menjadi pusat penelitian khusus mangrove. Pengelompokan jenis mangrove juga akan dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui jeni-jenis mangrove yang tumbuh di pesisir.

“Jadi nanti para peneliti akan datang ke Surabaya untuk melihat keindahan KRM dan ekosistemn yang ada,” imbuh perempuan kelahiran Kediri ini.

Risma menambahkan, pengembangan kawasan tersebut diharapkan semakin membuat para pengunjung semakin nyaman.

“Konsep baru yang nantinya disajikan juga menambah edukasi buat masyarakat,” pungkas Risma. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *