Mantan Kepala KPLP Tanjung Perak Segera Diadili, Terancam 20 Tahun Bui

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Lingga.

 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Mantan Kepala KPLP Tanjung Perak Sujarwa, tak lama lagi duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Sujarwa akan diadili sebagai terdakwa sebagai terdakwa kasus korupsi pembangunan Gedung Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Perak.

“Hari ini kami sudah limpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Tipikor dan kami masih menunggu jadwal penetapan sidangnya,” kata Kasintel Kejari Tanjung Perak Lingga, Jum’at (29/9).

Proyek yang didanai dari anggaran Kementerian Perhubungan tahun 2012 senilai Rp. 3.950.000.000 itu diduga menyimpang dari spesifikasi yang ada. Berdasar perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), proyek tersebut merugikan negara Rp 3,5 miliar.

Tidak hanya Sujarwa, Lingga menyebutkan ada satu tersangka lain yang dijerat dalam kasus ini yakni Bambang Hartono selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut.

Kedua tersangka kasus ini akan dijerat melanggar pasal 2 dan pasal 3 UU  Nomor 3 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,”ujar Lingga diakhir konfirmasi.

Seperti diketahui, Sujarwa dan Bambang Hartono ditahan  penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak pada 4 Mei 2017 lalu. Penahanan tersebut dilakukan untuk mempelancar proses penyidikan. Keduanya ditahan usai menjalani serangkaian pemeriksaan. (ady)